NTT-Terkini.com, Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mendorong Universal Line Dance (ULD) Kota Kupang untuk tidak hanya menjadi komunitas olahraga rekreasi, tetapi juga tampil sebagai motor penggerak gaya hidup sehat dan berbagai aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Universal Line Dance (ULD) Wilayah Kota Kupang Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat (29/5).
Menurut Wali Kota, keberadaan sebuah organisasi harus diukur dari kontribusinya bagi masyarakat, bukan sekadar jumlah anggota atau aktivitas seremonial yang dijalankan.
“Komunitas bisa saja dibentuk hanya untuk berkumpul atau menunjukkan eksistensi. Tetapi organisasi yang sehat adalah organisasi yang mampu memberikan manfaat, membangun kebersamaan, dan menghadirkan solusi bagi lingkungan sekitarnya,” tegas Christian Widodo.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang M. Alan Y. Girsang, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Kupang sekaligus Pembina ULD Kota Kupang Isidorus Lilijawa, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang sekaligus Penasehat ULD Kota Kupang Josefina M.D. Getha, Ketua ULD Kota Kupang Ariantje M. Baun, Ketua ULD Provinsi NTT Dr. Drs. Zeth Sony Libing, serta Sekretaris KORMI NTT Karel Muskanan.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengingatkan bahwa pelantikan pengurus baru bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan momentum untuk menghadirkan energi dan semangat baru dalam mengembangkan olahraga rekreasi yang sehat, inklusif, dan berdampak luas.
Mengutip pernyataan tokoh industri dunia Henry Ford, Christian menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun organisasi yang kuat.
“Coming together is a beginning, staying together is progress, and working together is success.”
Menurutnya, keberhasilan sebuah komunitas tidak terletak pada kemampuan mengumpulkan anggota, melainkan pada kemampuan bekerja bersama untuk menciptakan perubahan positif.
“Kita bisa membentuk komunitas hanya untuk gagah-gagahan. Tetapi saya berharap ULD selalu hadir dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Ia kemudian mengibaratkan organisasi sebagai kapal yang dibangun bukan untuk bersandar di pelabuhan, melainkan untuk berlayar menghadapi gelombang dan tantangan.
“Kapal dibuat bukan untuk diam di dermaga. Demikian juga ULD, tidak dibentuk hanya untuk berkumpul dan menari bersama. ULD harus hadir menjawab berbagai persoalan masyarakat, terutama dalam membangun budaya hidup sehat dan memperkuat kepedulian sosial,” ujarnya.
Karena itu, Wali Kota mendorong ULD untuk memperluas kiprahnya melalui berbagai program kemasyarakatan, seperti kampanye hidup sehat, kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas yang mampu mempererat hubungan antarwarga.
Ia menilai olahraga rekreasi memiliki peran penting di tengah kehidupan masyarakat modern yang semakin padat dan penuh tekanan. Selain menjaga kebugaran fisik, olahraga juga menjadi sarana memperkuat kesehatan mental, memperluas pergaulan sosial, dan membangun kebahagiaan bersama.
Sementara itu, Ketua ULD Provinsi NTT, Dr. Drs. Zeth Sony Libing, M.Si., mengapresiasi perkembangan ULD Kota Kupang yang dinilai semakin aktif dan menunjukkan kontribusi nyata dalam memajukan olahraga rekreasi.
Ia meminta pengurus baru segera memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas sosialisasi di ruang publik, serta menjaga kekompakan seluruh anggota agar ULD semakin berkembang.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris KORMI NTT, Karel Muskanan, mengungkapkan bahwa ULD selama ini menjadi salah satu cabang olahraga rekreasi penyumbang prestasi terbesar bagi Nusa Tenggara Timur pada berbagai ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS).
Prestasi yang diraih di Palembang, Bandung, hingga Mataram menjadi bukti bahwa olahraga line dance memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan mengharumkan nama daerah.
Bahkan, KORMI NTT mendorong Kota Kupang untuk memiliki mimpi yang lebih besar dengan menjadi tuan rumah kejuaraan line dance berskala internasional di masa depan.
“Olahraga ini murah, merakyat, dan memiliki jaringan global yang sangat luas. Kami berharap suatu saat Kota Kupang bisa menjadi tuan rumah World Dance Master – Line Dance Champion,” ujar Karel optimistis.
Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan Ariantje M. Baun, S.E., M.Si. sebagai Ketua ULD Kota Kupang periode 2026–2031. Di bawah kepengurusan baru, ULD diharapkan tidak hanya mencetak prestasi olahraga, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang aktif menggerakkan pola hidup sehat dan mempererat kebersamaan masyarakat Kota Kupang.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












