“Nyeri jauh lebih ringan, perdarahan minimal, dan pasien bisa pulang lebih cepat. Ini membuat pengalaman pasien jauh lebih nyaman,” jelasnya.
4. PLDD (Percutaneous Laser Disc Decompression)
Teknologi ini ditujukan bagi pasien saraf kejepit akibat gangguan bantalan tulang belakang. Dokter Spesialis Bedah Saraf, dr. Donny Argie, Sp.BS, NVas (K), menyebutkan saraf kejepit banyak dialami usia produktif.
PLDD memungkinkan pengurangan tekanan pada saraf menggunakan laser tanpa operasi terbuka. Risiko komplikasi lebih rendah dan pemulihan lebih cepat.
“Banyak pasien bisa merasakan perbaikan setelah tindakan dan berpeluang kembali beraktivitas normal dalam waktu relatif singkat,” ujarnya.
Dengan hadirnya teknologi bedah laser ini, Lenny menegaskan bahwa layanan bedah di Kupang kini telah setara dengan kota-kota besar di Indonesia. Minat pasien terhadap tindakan minimal invasif juga menunjukkan peningkatan sejak layanan ini tersedia.
Masyarakat diharapkan tidak lagi harus ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan modern. Selain menghemat biaya, pasien juga dapat menjalani pemulihan lebih dekat dengan keluarga.
Para dokter RSU Siloam Kupang mengimbau masyarakat tidak perlu takut menjalani tindakan bedah modern.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






