NTT-Terkini.com, Kupang — PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) memastikan kesiapan likuiditas untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga Obligasi Berkelanjutan I Bank NTT Tahap I Tahun 2018 Seri D (BNTT01DCN1) yang akan jatuh tempo pada 21 Desember 2025.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan pada Kamis (27/11/2025), Bank NTT telah menyiapkan dana sebesar Rp 37 miliar, sesuai dengan total kewajiban obligasi yang akan dilunasi.
Direktur Keuangan dan Treasury Bank NTT, Heru Helbianto, menegaskan bahwa seluruh kewajiban tersebut telah dicadangkan dan bank berada dalam kondisi keuangan yang sehat untuk melakukan pelunasan tepat waktu.
“Seluruh kewajiban telah dicadangkan dan bank mampu untuk melunasi seketika,” ujar Heru.
Ia menjelaskan, dana yang disiapkan tersebut ditempatkan pada pos kas atau setara kas, sehingga tidak mengganggu operasional perbankan. Heru juga memastikan bahwa sumber dana pelunasan tidak berasal dari utang baru.
“Dapat disampaikan bahwa sumber dana tersebut bukan berasal dari utang,” tegasnya.
Langkah ini menunjukkan komitmen Bank NTT dalam menjaga kepercayaan investor, sekaligus mencerminkan pengelolaan keuangan yang prudent dan berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan nasional.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












