Kemenangan dramatis ini memastikan Indonesia melangkah ke partai puncak dan akan menghadapi Vietnam pada laga final yang dijadwalkan berlangsung 18 Desember 2025.
Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi futsal putri Indonesia. Di bawah arahan pelatih Luis Estrela, skuad Garuda Pertiwi tampil solid, penuh determinasi, dan tak gentar menghadapi tekanan, termasuk saat berhadapan dengan tuan rumah.
Di balik prestasi membanggakan tersebut, peran pemain daerah kembali membuktikan kualitasnya. Selain Quesepina Astin Olin, Indonesia juga diperkuat Asella Terecita Lukuaka, putri asal Kota Kupang, NTT, yang mengawali kariernya dari SMA Negeri 1 Kupang dan klub Lighters, di bawah bimbingan pelatih Samren Nepa.
Kehadiran dua putri NTT di panggung internasional bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa talenta dari daerah mampu bersinar, bersaing, dan membawa harum nama Indonesia di level Asia Tenggara.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












