Selain permodalan, Bank NTT juga menekankan literasi keuangan, pengelolaan usaha, serta pemasaran produk agar UMKM mampu bersaing dan naik kelas.
“Fungsi kami sebagai lembaga perbankan adalah memberikan kontribusi nyata bagi daerah agar berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi,” jelas Aris.
Terkait pemasaran, Bank NTT juga menyatakan kesiapan untuk membantu produk-produk UMKM, baik yang sudah maupun belum berada dalam pembinaan, sepanjang membutuhkan dukungan permodalan dan pengembangan usaha.
“Setiap produk yang membutuhkan suntikan dana pasti akan kami bantu. Apalagi ada program Pak Gubernur NTT melalui NTT Mart, di mana produk-produk lokal bisa dipasarkan,” tambahnya.
Aris menyebutkan, produk UMKM binaan Bank NTT telah mendapatkan intervensi dari sisi kemasan dan kualitas rasa, sehingga layak disajikan kepada tamu-tamu yang berkunjung ke NTT maupun ke kantor-kantor Bank NTT.
Melalui keterlibatan aktif Bank NTT, diharapkan pelaku UMKM di Rote Ndao semakin siap naik kelas. Sinergi ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekonomi lokal berbasis potensi desa.
Kabupaten Rote Ndao sendiri menjadi lokasi pembukaan dari sembilan daerah sasaran program OVOP Provinsi NTT. Sebelumnya, tujuh daerah lain telah lebih dulu melaksanakan kegiatan serupa.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












