Indeks
Daerah  

Beasiswa, Guru, Teknologi: Kupang Awali Revolusi “Pendidikan untuk Semua” dari Tepi Kota

Reporter : Tim

 

NTT-Terkini.com, Kupang – Selama satu dekade, Kota Kupang menegakkan satu janji yang jarang dirayakan, tapi selalu dirasakan: pendidikan harus adil, terbuka, dan tidak meninggalkan siapa pun. Di tengah tuntutan era global dan ketimpangan akses di kawasan urban timur, Pemkot Kupang mulai mengeksekusi perbaikan dari hulu—di ruang kelas, distribusi guru, hingga akses teknologi.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ernest Ludji, saat wawancara pada 27 November 2025. Ia menegaskan bahwa konsep Kupang Cerdas harus dibaca luas, bukan sekadar kecerdasan akademik, melainkan kecerdasan moral, emosional, dan spiritual yang tumbuh serentak.

“Kami setuju pendidikan inklusif bagi semua. Adil bagi seluruh pemangku kepentingan, adil bagi anak-anak yang punya hak pendidikan. Pendidikan tidak boleh eksklusif, harus jadi rumah bersama,” tegasnya.

Sekolah Negeri, Swasta—hingga Siswa Difabel: Semua Dapat Kursi yang Sama

Sejak 2023, Kota Kupang mengarahkan kebijakan pendidikan dasar untuk menjadi ruang layanan setara, baik bagi sekolah negeri maupun sekolah swasta. Fasilitas pendidikan disuntik lewat intervensi APBD untuk seluruh satuan pendidikan tanpa dikotomi favoritisme.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Exit mobile version