Daerah  

Pelatihan Vokasi Kriya Tenun Dorong Kreativitas Anak Muda Kupang, Buka Jalan Menuju Kemandirian Ekonomi

Avatar photo
Reporter : Tim

Menurutnya, warisan budaya seperti tenun harus mampu berkembang mengikuti zaman. Kombinasi antara rajutan modern dan motif tenun tradisional dianggap sebagai inovasi yang mampu menambah nilai ekonomi. “Kita ingin menciptakan generasi baru pelaku kriya yang kreatif dan inovatif,” tegas Serena.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Kupang, Margaritha Salean, menjelaskan bahwa pelatihan ini melibatkan 25 peserta dengan latar belakang beragam: 6 pelaku usaha ekonomi kreatif, 11 ibu rumah tangga, serta 8 peserta dari kalangan Gen Z dan milenial. Kegiatan berlangsung dua hari dengan pola satu hari teori dan satu hari praktik langsung membuat produk kriya rajutan kombinasi tenun NTT.

Baca Juga :  PLTS Desa Nuse Mati Sejak 2021, Satintelkam Polres Rote Ndao Hidupkan Kembali di HUT Bhayangkara ke-80

Selain mendorong kreativitas, pelatihan ini juga menjadi solusi tengah keterbatasan lapangan kerja di Kota Kupang. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang, Thomas Dagang, menyampaikan bahwa pelatihan vokasi adalah modal penting bagi generasi muda untuk memanfaatkan ruang waktu yang belum mereka peroleh di dunia kerja.

“Dengan pelatihan vokasi, anak muda dapat mandiri, berdaya saing, dan terus belajar. Pelatihan bukan akhir, tapi langkah awal menuju kemandirian. Jika kreativitas dikembangkan setelah pelatihan, peluang ekonomi akan terbuka jauh lebih luas,” ujar Thomas, Jumat, 28 Oktober 2025.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung