Bank NTT Permudah Pembayaran di MPP Kota Kupang, Layanan Pajak Daerah Paling Diminati

Avatar photo
Reporter : Jhon Seo

Sallya juga menekankan bahwa pembayaran yang dulunya masih dilakukan secara manual di kantor Samsat, kini telah beralih ke transaksi digital.

“Awalnya di Samsat itu bayar tunai atau manual. Tetapi sekarang sudah bisa non-tunai lewat Bank NTT,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Penina Lauata, membenarkan bahwa konsep satu atap dalam MPP memang dirancang untuk memudahkan masyarakat.

Baca Juga :  Pekan Panutan Pajak 2026 Dibuka di Maulafa, Sekda Kupang: Pajak Kunci Pembangunan di Tengah Efisiensi Anggaran Rp204 Miliar

“Kami mau sampaikan bahwa semua layanan, termasuk pembayaran, dilakukan dalam satu gedung. Ini agar tidak mempersulit masyarakat. Mereka cukup berpindah dari satu loket ke loket lain. Itu maksud dari MPP,” tegas Penina.

Menurutnya, jika layanan publik di MPP, namun pembayarannya harus dilakukan di kantor bank di luar area, justru akan menyulitkan warga.

Baca Juga :  Undana Gandeng Bank NTT, Siapkan Sistem Pembayaran Kuliah Digital Terintegrasi

“Bayangkan kalau warga urus dokumen di sini, tapi bayar di luar gedung. Itu sangat menyulitkan. Maka ketika Bank NTT ada di sini, semua jadi efisien,” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa keberadaan Bank NTT tidak hanya mempermudah layanan, tetapi juga berdampak pada peningkatan jumlah transaksi.

“Kehadiran Bank NTT di MPP sangat membantu, dan pengguna layanan di Bank NTT sendiri juga ikut meningkat,” tutup Penina.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung