Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota menjelaskan bahwa kursi roda tersebut dirancang dengan teknologi yang memperhatikan aspek kenyamanan dan keamanan pengguna. “Kursi ini bisa menopang beban hingga 200 kilogram dan dilengkapi fitur untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang serta mencegah kram akibat posisi duduk yang tidak sesuai,” jelasnya.
Ia menambahkan, tindakan kecil seperti ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk ikut memperhatikan kebutuhan para penyandang disabilitas. “Menjadi pemimpin bukan hanya soal membuat kebijakan, tapi juga hadir langsung untuk mereka yang membutuhkan,” ucap Chris Widodo disambut tepuk tangan warga.
Aksi spontan Wali Kota Kupang ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Banyak yang menilai, langkah tersebut mencerminkan kepemimpinan yang empatik dan dekat dengan rakyat, terutama bagi kelompok yang sering kali terlupakan.
Bagi Indrawati, kursi roda baru itu bukan sekadar alat bantu. Ia menyebutnya “sayap baru” yang membawanya pada kemandirian dan semangat hidup yang lebih besar.
“Sekarang saya bisa kembali aktif mendampingi teman-teman difabel. Terima kasih, Pak Wali, sudah mendengar suara kecil kami,” tuturnya penuh haru.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






