Yosef juga menggagas program kolaborasi pertanian hortikultura untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Saya minta agar Bank NTT bisa membantu memberikan lahan kepada masyarakat tani untuk mengelola tanaman hortikultura. Saya akan bantu dua alat traktor dan bibit. Hasilnya nanti mendukung program Makan Bergizi Gratis,” jelasnya.
Ia menambahkan, akan ada lima dapur MBG di wilayah tersebut, yang akan diintegrasikan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi agar program dapat berjalan optimal.
Capem Takari Catat Kinerja Positif
Sementara itu, Direktur Dana Bank NTT, Hilarius Minggu, melaporkan capaian positif Kantor Capem Takari per September 2025.
Hasil kinerja keuangan menunjukkan:
- Giro: Rp535 juta
- Tabungan: Rp16,2 miliar
- Deposito: Rp1,7 miliar
- Kredit: Rp108 miliar (melampaui target Rp94,8 miliar)
- Laba: Rp790 juta
Capem Takari saat ini didukung oleh 14 pegawai yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kupang, DPRD, dan seluruh masyarakat Takari atas kepercayaan serta dukungannya terhadap produk dan layanan Bank NTT,” ujar Hilarius.
Dengan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kupang dan Bank NTT, diharapkan pelayanan keuangan di daerah semakin efisien, transparan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












