Total tersebut terdiri dari:
1.026 siswa dari 37 SD
253 siswa dari 9 SMP
Dengan masing-masing bantuan:
Rp 600 ribu per siswa SD
Rp 900 ribu per siswa SMP
Sekolah di Garis Depan Proteksi Pendidikan
Beasiswa PIP tak hanya meringankan beban orang tua, tetapi berdampak langsung pada daya tahan sekolah mempertahankan Angka Partisipasi Sekolah (APS), kualitas pembelajaran, hingga penguatan rasa percaya diri anak untuk melanjutkan sekolah.
Serena Francis menegaskan, perpanjangan program beasiswa PIP jalur aspirasi ini dilakukan melalui lobi dan komunikasi aktif dengan pemerintah pusat. “Membangun jaringan dari pusat ke daerah adalah kunci. Pendidikan kita harus inklusif. Tak boleh ada anak patah sekolah karena alasan biaya,” ujarnya.
Tantangan: Dari Kemiskinan ke Kampus
Walau bantuan terus mengalir, tantangan sosial-ekonomi masih jadi penghalang. Banyak anak Kota Kupang yang seharusnya kuliah harus berhenti di bangku SMA karena situasi ekonomi. Di sinilah beasiswa APBD memainkan peran berbeda dari PIP: menopang pendidikan lanjutan dengan target mahasiswa kurang mampu yang ingin menempuh jenjang universitas.
Investasi Jangka Panjang
Dalam 12 tahun terakhir, kebijakan beasiswa di Kota Kupang berkembang dari sekadar bantuan tunai, menjadi strategi perlindungan sosial pendidikan yang berkelanjutan. Ini mencerminkan desain kebijakan yang adaptif, karena berpindahnya pengelolaan anggaran menyesuaikan kebutuhan sasaran yang lebih tepat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
