<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemkot Kupang &#8211; NTT Terkini</title>
	<atom:link href="https://www.ntt-terkini.com/tag/pemkot-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.ntt-terkini.com</link>
	<description>Lugas Dalam Berita, Enak Dalam Cerita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 May 2026 11:41:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.ntt-terkini.com/wp-content/uploads/2025/09/512-100x100.png</url>
	<title>Pemkot Kupang &#8211; NTT Terkini</title>
	<link>https://www.ntt-terkini.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wamen PAN-RB Puji Kepemimpinan Wali Kota Kupang, Tulus, Peka dan Responsif Layani Masyarakat</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/05/wamen-pan-rb-puji-kepemimpinan-wali-kota-kupang-tulus-peka-dan-responsif-layani-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 11:41:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Christian Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[menpan RB]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1092</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang – Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Purwadi Arianto,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Purwadi Arianto, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Pemerintah Kota Kupang dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, terpadu, dan responsif melalui Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang.<br />
Apresiasi tersebut disampaikan Purwadi saat melakukan kunjungan langsung ke MPP Kota Kupang untuk melihat berbagai capaian pelayanan, inovasi, serta penghargaan yang berhasil diraih Pemerintah Kota Kupang.<br />
“Saya datang ke Mall Pelayanan Publik Kota Kupang untuk melihat pelayanan, capaian kerja dan penghargaan yang telah diterima. Apa yang saya lihat adalah hasil kerja keras Pemkot Kupang dalam memberi pelayanan bagi masyarakatnya,” ujar Purwadi.<br />
Menurut Purwadi, sistem pelayanan yang dibangun Pemerintah Kota Kupang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah karena berbagai kebutuhan administrasi dan layanan publik dapat diakses dalam satu tempat.<br />
“Cara Pemkot merespon kebutuhan publik dan kerja cepat yang dilakukan membuat masyarakat merasa lebih percaya pada pemerintahnya. Karena di satu tempat MPP ini semua kebutuhan masyarakat bisa diurus dan diselesaikan,” katanya.<br />
Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor yang dibangun di bawah kepemimpinan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.<br />
Purwadi menyebut masyarakat pada dasarnya hanya menginginkan dua hal utama dari pemerintah, yakni pelayanan yang baik dan kemudahan saat menghadapi persoalan.<br />
“Ada dua hal yang diharapkan masyarakat. Pertama, mereka bisa dilayani dengan baik dan kedua, kalau ada masalah jangan dipersulit. Pemerintah Kota Kupang lewat inovasi dan kreativitasnya mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.<br />
Bahkan, Wamen PAN-RB menilai pelayanan publik yang dibangun Pemerintah Kota Kupang telah menyentuh seluruh fase kehidupan masyarakat.<br />
“Pemkot Kupang telah berupaya maksimal dalam melayani masyarakat dari sejak lahir hingga tutup usia,” tegasnya.<br />
Purwadi juga menyoroti sisi kepemimpinan Wali Kota Kupang yang dinilai tulus dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.<br />
“Apa yang dilakukan Pemkot Kupang adalah bentuk pelayanan yang sepenuh hati, dimana masyarakat ditempatkan sebagai prioritas dan diberikan kemudahan dalam mengakses berbagai kepentingan. Ini juga menjadi cara menjaga kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.<br />
Ia mengingatkan bahwa setiap pemimpin pada akhirnya akan mengakhiri masa pengabdiannya, sehingga penting meninggalkan warisan pelayanan yang baik bagi masyarakat.<br />
“Tidak semua orang dipilih menjadi pemimpin. Karena itu, ketika dipercaya rakyat, maka memberikan pelayanan maksimal adalah hal yang penting. Semua pemimpin akan mengakhiri pelayanannya sehingga harus meninggalkan jejak yang bisa menjadi pedoman dan pengingat,” katanya.<br />
Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan Kementerian PAN-RB terhadap pengembangan pelayanan publik di Kota Kupang.<br />
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Pak Wamen PAN-RB ke MPP Kota Kupang yang telah datang memberi dukungan kepada Pemkot Kupang. Kami juga mendapatkan arahan yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat lewat Mall Pelayanan Publik,” ujar Christian.<br />
Christian mengatakan salah satu arahan yang segera ditindaklanjuti adalah penguatan layanan “Curhat Bestie” melalui kolaborasi dengan Polda NTT, khususnya dalam pendampingan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.<br />
“Saran Pak Wamen terkait ruangan Curhat Bestie agar kami bisa berkolaborasi dengan Polda NTT khususnya bagian TPPO akan segera kami tindaklanjuti. Kami akan meminta Polwan ikut mendampingi masyarakat yang mengalami KDRT sehingga ada perlindungan terhadap ibu dan anak,” jelasnya.<br />
Ia juga menyebut Pemerintah Kota Kupang akan memperoleh sejumlah dukungan program dari Kementerian PAN-RB guna memperkuat kualitas pelayanan publik ke depan.<br />
“Kami berharap kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota Kupang dapat menghadirkan pelayanan yang semakin prima bagi masyarakat Kota Kupang,” pungkasnya.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Kupang Tuntaskan Input Data Aksi Konvergensi Stunting, Masuk Tahap Reviu dan Penajaman Anggaran 2025–2026</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/01/kota-kupang-tuntaskan-input-data-aksi-konvergensi-stunting-masuk-tahap-reviu-dan-penajaman-anggaran-2025-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 12:55:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=759</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang terus menunjukkan keseriusannya dalam percepatan penurunan angka stunting....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Pemerintah Kota Kupang terus menunjukkan keseriusannya dalam percepatan penurunan angka stunting. Setelah menuntaskan proses penginputan data aksi konvergensi dalam waktu singkat, kini Pemkot Kupang memasuki tahap reviu dan penajaman penandaan anggaran tahun berjalan 2026 serta rencana 2025–2026.</p>
<p>Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Reviu Aksi Konvergensi Stunting yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian R. Otta, S.STP, MM, bersama perangkat daerah terkait.</p>
<p>Rapat ini dihadiri perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas P2KB, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas PUPR, Dukcapil, Dinas Sosial, hingga Dinas Kominfo, serta para operator teknis masing-masing OPD.</p>
<p>Data Berhasil Diinput dalam Lima Hari<br />
Wildrian menjelaskan bahwa rapat ini merupakan kelanjutan dari konsolidasi sebelumnya bersama seluruh kecamatan dan kepala puskesmas se-Kota Kupang.</p>
<p>“Seluruh data berhasil diinput dalam waktu lima hari. Ini berkat kerja sama seluruh camat, kepala puskesmas, serta para operator puskesmas, PLKB dan Setcam,” ungkap Wildrian.</p>
<p>Keberhasilan tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan intervensi stunting dilakukan berdasarkan data yang valid dan terukur.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Data Aksi Konvergensi Dibenahi, Kota Kupang Satukan Persepsi dari Kecamatan hingga Puskesmas</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/01/data-aksi-konvergensi-dibenahi-kota-kupang-satukan-persepsi-dari-kecamatan-hingga-puskesmas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 12:55:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=724</guid>

					<description><![CDATA[NTT-Terkini.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang semakin serius mengakselerasi penurunan angka stunting. Melalui Badan Perencanaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Pemerintah Kota Kupang semakin serius mengakselerasi penurunan angka stunting. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkot Kupang menggelar pertemuan strategis pembahasan penginputan data Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting tingkat kecamatan, Rabu (21/1/2026).</p>
<p>Rapat yang berlangsung di Kota Kupang ini secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP, MM.</p>
<p>Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Provinsi NTT, khususnya terkait kelengkapan data Analisis Situasi tahun 2025 sebagai dasar perencanaan tahun 2026.</p>
<p>“Pertemuan ini merupakan wujud komitmen Wali Kota Kupang dalam memperkuat upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting pada tahun 2026,” tegas Wildrian dalam arahannya.</p>
<p>Ia menekankan bahwa kualitas data menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan. Karena itu, pembahasan difokuskan pada penguatan data sasaran, data pendukung, serta capaian layanan sepanjang tahun 2025 agar perencanaan ke depan lebih tepat sasaran dan berdampak nyata.</p>
<p>Dalam forum tersebut, disepakati bahwa penginputan data tidak bisa dilakukan secara parsial. Penyamaan persepsi antar pemangku kepentingan—mulai dari kecamatan hingga puskesmas—menjadi keharusan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Kupang Terbitkan SK Amnesti Pajak, Hapus Denda PBB demi Perkuat Pendapatan Daerah</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2025/11/wali-kota-kupang-terbitkan-sk-amnesti-pajak-hapus-denda-pbb-demi-perkuat-pendapatan-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 07:52:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Christian Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Tax Amnesti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=426</guid>

					<description><![CDATA[NTTTerkini.com, Kupang — Kabar gembira bagi warga Kota Kupang. Pemerintah Kota Kupang melalui Wali Kota dr....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3></h3>
<p><strong>NTTTerkini.com, Kupang</strong> — Kabar gembira bagi warga Kota Kupang. Pemerintah Kota Kupang melalui <strong>Wali Kota dr. Christian Widodo</strong> resmi menerbitkan <strong>Surat Keputusan (SK) Nomor 200/KEP/HK/2025</strong> tentang <em>Layanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2)</em> yang memberikan <strong>amnesti pajak atau penghapusan denda PBB</strong> bagi masyarakat.</p>
<p>Kebijakan ini berlaku untuk seluruh tunggakan denda pajak <strong>di bawah tahun pajak 2025</strong>, dan menjadi langkah strategis Pemkot Kupang untuk memperkuat <strong>Pendapatan Asli Daerah (PAD)</strong> sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih <strong>humanis dan berpihak kepada rakyat.</strong></p>
<blockquote><p>“Kita ingin membantu masyarakat agar tidak terbebani dengan denda akibat keterlambatan. Ini juga menjadi cara mempercepat pendapatan daerah melalui pendekatan pelayanan yang lebih ramah,” ujar <strong>Wali Kota Christian Widodo</strong> di Kupang, Kamis (30/10/2025).</p></blockquote>
<p>Menurutnya, masyarakat yang taat pajak berperan langsung dalam membiayai berbagai pembangunan di Kota Kupang — mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik.</p>
<blockquote><p>“Poin pentingnya ada tiga: penghapusan denda pajak, peningkatan pelayanan, dan percepatan pendapatan daerah. Semua demi kemajuan bersama,” tegasnya.</p></blockquote>
<h3><strong>Berlaku Selama Satu Bulan, November 2025</strong></h3>
<p>Kepala <strong>Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang, Semmy Mesakh</strong>, menambahkan bahwa program amnesti pajak ini berlaku selama <strong>satu bulan penuh, 1–30 November 2025.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diskominfo Kota Kupang Luncurkan Inovasi Digital SI-Atlas</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2025/08/diskominfo-kota-kupang-luncurkan-inovasi-digital-si-atlas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2025 12:32:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=341</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kupang resmi meluncurkan inovasi digital berupa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kupang resmi meluncurkan inovasi digital berupa <em>Sistem Informasi Aset Terpadu, Lengkap, dan Andal</em> atau <strong>SI-Atlas</strong>.</p>
<p>Sistem ini hadir untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi tata kelola aset daerah, sekaligus menjadi bagian dari <em>Aksi Perubahan Kinerja Organisasi</em> (APKO) dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVII.</p>
<p>“Melalui SI-Atlas, pengelolaan aset di internal Diskominfo menjadi lebih tertib, efisien, dan transparan. Ini bukan sekadar sistem, tapi juga bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan yang modern,” ujar Sekretaris Diskominfo Kota Kupang, <strong>Joseph Kale</strong>, Rabu (20/8/2025).</p>
<h3>Jawaban atas Tantangan Pengelolaan Aset</h3>
<p>Selama ini, pengelolaan aset pemerintah masih dilakukan secara manual dan tersebar di berbagai unit. SI-Atlas menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan sistem digital yang mampu melakukan pendataan, pelacakan, hingga pelaporan aset secara <strong>real-time</strong> dan terintegrasi. Kehadiran inovasi ini diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas sekaligus mendorong pengambilan keputusan berbasis data.</p>
<p>Sistem ini telah melalui tahap uji coba serta pelatihan bagi aparatur sipil negara (ASN) pengguna. Ke depan, SI-Atlas ditargetkan bisa direplikasi ke minimal tiga organisasi perangkat daerah (OPD) lain di lingkungan Pemerintah Kota Kupang dalam dua tahun mendatang.</p>
<h3>Mendukung Digitalisasi Pemerintahan</h3>
<p>Inovasi ini juga menjadi bagian dari implementasi <strong>Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)</strong> dan peta jalan digitalisasi pelayanan publik Kota Kupang. Dukungan penuh datang dari BPKAD, Inspektorat, serta tim teknologi informasi internal Diskominfo.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Kupang Luncurkan Program Ina Kasih, Sediakan Bantuan Pembalut Gratis Bagi Perempuan Pra Sejahtera</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2025/08/pemkot-kupang-luncurkan-program-ina-kasih-sediakan-bantuan-pembalut-gratis-bagi-perempuan-pra-sejahtera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 12:29:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Program Ina Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Serena Francis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=337</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meluncurkan program prioritas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com</strong>, Kupang – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meluncurkan program prioritas pro-perempuan bertajuk <em>Ina Kasih</em>. Program ini ditujukan bagi perempuan dari keluarga pra sejahtera melalui penyediaan bantuan pembalut gratis setiap bulan.</p>
<p>“Program <em>Ina Kasih</em> adalah bentuk kepedulian nyata Pemerintah Kota Kupang terhadap perempuan dari keluarga pra sejahtera,” ujar Wakil Wali Kota Kupang, <strong>Serena Francis</strong>, Rabu (6/8/2025).</p>
<p>Serena menjelaskan, program ini tidak hanya menyediakan kebutuhan dasar, tetapi juga menyasar tiga sektor krusial, yaitu kesehatan perempuan, pemberdayaan, serta pengentasan kemiskinan ekstrem.</p>
<p>Sebagai perempuan, lanjutnya, ia memahami bahwa menstruasi adalah siklus alami bulanan yang tidak bisa dihindari. Namun, bagi keluarga dengan penghasilan kurang dari Rp500 ribu per bulan, membeli pembalut kerap menjadi beban tersendiri.</p>
<p>“Di sinilah negara harus hadir, menjamin akses, menjaga martabat, dan memastikan tidak ada perempuan yang tertinggal karena keterbatasan ekonomi. Program ini bukan hanya soal bantuan pembalut, tapi tentang keadilan, tentang bagaimana pemerintah bergerak bersama untuk mewujudkan perempuan yang sehat, berdaya, dan bermartabat,” tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Kupang Luncurkan Dana Pengaman Rp3 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2025/08/pemkot-kupang-luncurkan-dana-pengaman-rp3-miliar-untuk-layanan-kesehatan-gratis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 10:25:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD SK Lerik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=333</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang terus berinovasi menghadirkan terobosan dalam layanan kesehatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang </strong>– Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang terus berinovasi menghadirkan terobosan dalam layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu langkah konkret adalah peluncuran <strong>program Dana Pengaman</strong> sebesar Rp3 miliar per tahun yang dialokasikan di <strong>RSUD SK Lerik</strong>.</p>
<p>Dana tersebut digunakan untuk menanggung biaya pengobatan warga yang tidak memiliki BPJS Kesehatan maupun syarat administrasi lainnya, terutama bagi pasien dalam kondisi darurat medis.</p>
<blockquote><p>“Saya mencoba merancang sebuah program namanya <em>Dana Pengaman</em>. Kita taruh Rp3 miliar setahun di RS ini untuk pasien gawat darurat yang tidak memiliki kartu BPJS,” jelas <strong>Wali Kota Kupang, Chris Widodo</strong>, saat sosialisasi program Dana Pengaman sekaligus perayaan HUT RSUD SK Lerik, Jumat (1/8/2025).</p></blockquote>
<p>Chris menegaskan, program ini ditujukan bagi warga yang mengalami kondisi gawat darurat, tetapi terkendala administrasi. Termasuk pasien yang menunggak iuran BPJS karena ketidakmampuan ekonomi maupun warga tanpa identitas diri seperti KTP.</p>
<blockquote><p>“Program ini khusus untuk pasien gawat darurat. Pasti dibantu, gratis, dan nyawa harus diselamatkan,” tegasnya.</p></blockquote>
<h3>Prioritas Pasien Gawat Darurat</h3>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, <strong>Retnowati</strong>, menambahkan bahwa Dana Pengaman Rp3 miliar tersebut ditujukan untuk menjamin layanan kesehatan yang adil dan merata.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sunday Market Saboak Jadi Ikon Baru Penggerak Ekonomi di Kota Kupang</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2025/07/sunday-market-saboak-jadi-ikon-baru-penggerak-ekonomi-di-kota-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 09:19:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Saboak]]></category>
		<category><![CDATA[Serena Francis]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=330</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang, NTT – Program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Sunday Market Saboak, kini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com</strong>, Kupang, NTT – Program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, <strong>Sunday Market Saboak</strong>, kini menjadi ikon baru yang mampu meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat sekaligus menggerakkan perputaran uang setiap akhir pekan.</p>
<p>“Ini hal baik, di mana UMKM diberdayakan, diwadahi oleh pemerintah, dan membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal,” ujar Wakil Wali Kota Kupang, <strong>Serena Francis</strong>, Kamis (24/7/2025).</p>
<p>Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kota Kupang, dalam rentang waktu 22 Juni hingga 20 Juli 2025, Sunday Market Saboak mencatat omzet lebih dari <strong>Rp1,03 miliar</strong>. Jumlah UMKM peserta juga meningkat pesat, dari 56 menjadi 119 unit usaha yang aktif berjualan setiap minggu.</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, <strong>Josefina Seran Gheta</strong>, menyebut Sunday Market menjadi magnet baru dengan mengedepankan ciri khas lokal. Konsepnya memadukan sektor pariwisata dengan pemberdayaan UMKM, sehingga bukan hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga menghadirkan destinasi rekreasi baru bagi masyarakat.</p>
<p>“Sunday Market ibarat pasar rakyat modern bagi pelaku UMKM lokal. Selain menghadirkan produk-produk unggulan daerah yang kompetitif, juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat dengan potensi ekonomi kreatif,” jelas Josefina.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Kupang Salurkan Bantuan CSR 1,5 Ton Beras untuk 176 Keluarga</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2025/07/pemkot-kupang-salurkan-bantuan-csr-15-ton-beras-untuk-176-keluarga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 10:11:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Christian Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[CSR Ritel]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=327</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang menyalurkan bantuan beras sebanyak 1,5 ton kepada 176 Keluarga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Pemerintah Kota Kupang menyalurkan bantuan beras sebanyak 1,5 ton kepada 176 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) tiga ritel modern, yaitu Indomart, Alfamart, dan Hypermart.</p>
<p>Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Kupang, Chris Widodo, pada Rabu (23/7/2025).</p>
<p>“Pemkot Kupang berterima kasih kepada Indomart, Alfamart, dan Hypermart yang telah peduli membantu masyarakat. Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban ekonomi warga,” kata Chris Widodo.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, Alfred Lakabela, menyebutkan bahwa ini merupakan program CSR perdana dari tiga ritel modern di Kupang. “Bantuan pangan berupa beras ini akan disalurkan secara bertahap kepada keluarga kurang mampu yang sudah terdata,” jelasnya.</p>
<p>Salah satu penerima bantuan, Elisabeth Miswarni dari Kelurahan Pasir Panjang, mengaku sangat terbantu. “Dengan ekonomi yang pas-pasan, bantuan beras 10 kilogram ini benar-benar meringankan kebutuhan kami. Terima kasih untuk Wali Kota Kupang dan ritel yang sudah berbagi berkat,” ucapnya penuh haru.</p>
<p>Pemkot berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban keluarga penerima, tetapi juga membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
