<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Melki Laka Lena &#8211; NTT Terkini</title>
	<atom:link href="https://www.ntt-terkini.com/tag/melki-laka-lena/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.ntt-terkini.com</link>
	<description>Lugas Dalam Berita, Enak Dalam Cerita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2026 05:03:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.ntt-terkini.com/wp-content/uploads/2025/09/512-100x100.png</url>
	<title>Melki Laka Lena &#8211; NTT Terkini</title>
	<link>https://www.ntt-terkini.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>220 Ribu Siswa NTT Menabung di Bank NTT, Torehkan Rekor MURI</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/08/220-ribu-siswa-ntt-menabung-di-bank-ntt-torehkan-rekor-muri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 05:03:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Menabung di Bank NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1637</guid>

					<description><![CDATA[NTT-Terkini.com, Kupang — Semangat membangun budaya literasi keuangan sejak usia dini mencatat sejarah baru di Nusa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> — Semangat membangun budaya literasi keuangan sejak usia dini mencatat sejarah baru di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak <strong>220.000 siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA di seluruh NTT</strong> tercatat menabung di Bank NTT, sekaligus mengantarkan daerah itu meraih <strong>rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI)</strong>.</p>
<p>Pencapaian membanggakan tersebut diumumkan dalam rangkaian peringatan <strong>Hari Indonesia Menabung</strong> yang digelar Bank NTT, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur NTT sekaligus Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank NTT, <strong>Emanuel Melkiades Laka Lena</strong>, bersama jajaran manajemen Bank NTT.</p>
<p>Ribuan pelajar dari berbagai sekolah di NTT ikut ambil bagian dalam gerakan menabung yang bertujuan menanamkan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.</p>
<p>Gubernur Melki Laka Lena menyebut capaian 220 ribu siswa yang menabung di Bank NTT merupakan prestasi luar biasa bagi daerah. Bahkan, angka tersebut berhasil memecahkan rekor MURI yang sebelumnya telah bertahan selama belasan tahun dan dipegang oleh Provinsi Jambi.</p>
<p>“<strong>220 ribu siswa, baik SD, SMP, dan SMA, menabung di Bank NTT. Ini adalah hal yang luar biasa dan memecahkan rekor MURI setelah selama belasan tahun dipegang oleh Jambi</strong>,” ujar Melki.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang HUT ke-64, Gubernur Melki: Bank NTT Harus Jadi Jantung Ekonomi Rakyat</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/07/jelang-hut-ke-64-gubernur-melki-bank-ntt-harus-jadi-jantung-ekonomi-rakyat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:44:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1549</guid>

					<description><![CDATA[NTT-Terkini.com, Kupang – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 yang akan diperingati pada 17 Juli...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 yang akan diperingati pada 17 Juli 2026, Bank NTT mendapat pesan penting dari Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena. Sebagai pemegang saham pengendali, Melki menegaskan Bank NTT harus tampil lebih dari sekadar lembaga perbankan, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di seluruh wilayah NTT.</p>
<p>Menurut Melki, pertumbuhan ekonomi NTT yang dalam beberapa waktu terakhir berada di atas rata-rata nasional harus dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Karena itu, Bank NTT diminta memperkuat pembiayaan bagi sektor-sektor produktif seperti pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan, dan perikanan.</p>
<p>&#8220;Bank NTT harus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan, pusat perputaran investasi, sekaligus tulang punggung pembiayaan sektor-sektor produktif yang menopang kesejahteraan masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Tak hanya fokus pada pembiayaan, Gubernur juga mendorong Bank NTT berperan aktif dalam memperkuat hilirisasi komoditas unggulan daerah. Dengan demikian, hasil produksi masyarakat tidak lagi dijual sebagai bahan mentah, melainkan memiliki nilai tambah yang mampu meningkatkan pendapatan petani, nelayan, dan pelaku UMKM.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Lima Tahun Vakum, Bank NTT Kembali Salurkan KUR Rp350 Miliar untuk UMKM</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/07/setelah-lima-tahun-vakum-bank-ntt-kembali-salurkan-kur-rp350-miliar-untuk-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 04:27:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[KUR]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1528</guid>

					<description><![CDATA[NTT-Terkini.com, Kupang – Setelah lima tahun tidak lagi menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), Bank NTT...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Setelah lima tahun tidak lagi menjadi penyalur <strong>Kredit Usaha Rakyat (KUR)</strong>, <strong>Bank NTT</strong> akhirnya kembali memperoleh mandat dari pemerintah untuk menyalurkan pembiayaan bersubsidi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada tahap awal, Bank NTT mendapat alokasi penyaluran sebesar <strong>Rp350 miliar</strong>.</p>
<p>Kembalinya Bank NTT ke dalam skema KUR menjadi angin segar bagi ribuan pelaku UMKM di Nusa Tenggara Timur yang selama ini membutuhkan akses pembiayaan dengan bunga rendah untuk mengembangkan usaha.</p>
<p>Keputusan tersebut juga dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di NTT, mengingat struktur perekonomian daerah masih didominasi sektor primer dan usaha mikro yang sangat bergantung pada kemudahan akses permodalan.</p>
<p>Kembalinya Bank NTT sebagai penyalur KUR tidak terlepas dari upaya Pemerintah Provinsi NTT di bawah kepemimpinan <strong>Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena</strong>. Sejak awal menjabat, Gubernur disebut aktif melakukan komunikasi dan advokasi kepada pemerintah pusat agar Bank NTT kembali dipercaya menyalurkan program pembiayaan bersubsidi tersebut.</p>
<p>Bagi Pemerintah Provinsi NTT, keberadaan KUR melalui bank daerah diyakini akan memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat karena Bank NTT memiliki jaringan yang menjangkau hingga pelosok daerah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RUPS Bank NTT Sepakati Transformasi Jadi Perseroda, Gubernur NTT Tekankan Dukungan untuk Program Daerah</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/05/rups-bank-ntt-sepakati-transformasi-jadi-perseroda-gubernur-ntt-tekankan-dukungan-untuk-program-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 14:06:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[RUPS Bank NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1154</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang —</strong> Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank NTT yang berlangsung hingga Minggu malam menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk langkah transformasi PT Bank NTT menjadi Perseroda sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ketentuan Kementerian Dalam Negeri.<br />
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, mengatakan pembahasan dalam forum tersebut berlangsung intensif dan konstruktif sejak siang hingga malam hari. Para pemegang saham yang terdiri dari kepala daerah se-NTT bersama Bank Jatim sebagai salah satu pemegang saham, mengevaluasi secara menyeluruh kinerja Bank NTT sepanjang tahun buku 2025.<br />
“Kami mengecek satu per satu parameter Bank NTT, mulai dari aset, pengembangan bisnis, hingga kinerja keuangan. Diskusinya sangat terbuka sehingga semua kepala daerah semakin memahami kondisi internal perbankan ini,” ujar Melki.<br />
Dalam RUPS Tahunan tersebut, para pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban direksi dan komisaris Bank NTT. Selain itu, dividen diputuskan tetap sama seperti tahun sebelumnya.<br />
Melki menegaskan, Bank NTT ke depan harus semakin kuat mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di NTT.<br />
“Direksi dan komisaris harus bersama-sama mendukung program prioritas daerah. Minimal ada dukungan nyata terhadap program provinsi dan masing-masing kabupaten/kota,” katanya.<br />
Sementara dalam RUPS Luar Biasa, pemegang saham menyepakati penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Bank NTT sesuai rekomendasi OJK. Struktur kepengurusan juga mengalami perubahan, dari sebelumnya tujuh direksi dan lima komisaris menjadi lima direksi dan tiga komisaris.<br />
RUPS juga menyetujui pengangkatan pejabat baru Direktur Kepatuhan Bank NTT. Posisi tersebut akan diisi oleh Revino dari Bank Jatim yang telah dinyatakan lolos uji OJK. Revino disebut memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di dunia perbankan, khususnya di Bank Jatim.<br />
“Beliau bukan pemain baru karena sudah berkecimpung sekitar 30 tahun di perbankan,” ujar Melki.<br />
Selain itu, para pemegang saham juga sepakat mengusulkan Rita sebagai calon Komisaris Independen untuk melengkapi struktur pengawasan Bank NTT.<br />
Dalam forum tersebut, sejumlah pemerintah daerah juga menyatakan komitmen penambahan modal. Pemerintah Provinsi NTT menambah penyertaan modal sebesar Rp30 miliar, Kabupaten Malaka Rp5 miliar, dan Kabupaten Alor Rp3 miliar. RUPS juga menyetujui skema inbreng atau penyertaan modal dalam bentuk aset seperti tanah guna mendukung pengembangan Bank NTT.<br />
Melki optimistis berbagai keputusan dalam RUPS ini akan memperkuat transformasi dan pertumbuhan Bank NTT ke depan.<br />
“Kami semua kepala daerah berkomitmen bersama-sama membesarkan Bank NTT agar semakin berkontribusi dalam pelayanan masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah,” tegasnya.<br />
Dalam kesempatan itu, Melki juga mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan Bank NTT, termasuk alokasi khusus sebesar Rp50 miliar bagi pekerja migran asal NTT.<br />
“Teman-teman pekerja migran silakan berkomunikasi dengan Bank NTT. Ada KUR Rp50 miliar yang disiapkan. Masyarakat yang punya usaha produktif juga silakan memanfaatkan fasilitas ini,” pungkasnya.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RUPS Bank NTT 2026, Pemegang Saham Sepakati Restrukturisasi Direksi dan Tambahan Modal</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/05/rups-bank-ntt-2026-pemegang-saham-sepakati-restrukturisasi-direksi-dan-tambahan-modal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 13:21:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[RUPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1137</guid>

					<description><![CDATA[NTT-Terkini.com, Kupang – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank NTT...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []">
<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank NTT berlangsung marathon hingga hampir pukul 19.00 Wita. Dalam rapat yang diikuti seluruh kepala daerah pemegang saham bersama pihak Bank Jatim itu, sejumlah keputusan strategis berhasil disepakati untuk memperkuat kinerja dan transformasi Bank NTT ke depan.<br />
Gubernur NTT, Melki Laka Lena bersama para pemegang saham menyebut jalannya rapat berlangsung konstruktif dengan pembahasan yang mendalam terkait kondisi internal perbankan, mulai dari pengembangan aset, bisnis, hingga strategi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.<br />
“Diskusinya sangat bagus. Kami mengecek satu per satu parameter Bank NTT, baik dari sisi aset, pengembangan bisnis, hingga strategi ke depan. Kepala daerah jadi semakin memahami isi perut perbankan,” ungkapnya usai RUPS.<br />
Dalam RUPS Tahunan, para pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban direksi dan komisaris Bank NTT. Selain itu, pembagian dividen diputuskan tetap sama seperti tahun sebelumnya.<br />
RUPS juga menekankan pentingnya peran Bank NTT dalam mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di NTT.<br />
“Direksi dan komisaris harus mendukung program prioritas pemerintah daerah. Minimal ada satu program strategis di tiap kabupaten/kota yang didukung Bank NTT,” tegasnya.<br />
Sementara dalam RUPS Luar Biasa, para pemegang saham menyepakati penyesuaian struktur organisasi sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jumlah direksi yang sebelumnya direncanakan tujuh orang dikembalikan menjadi lima direksi, sedangkan komisaris menjadi tiga orang.<br />
Salah satu keputusan penting lainnya adalah penetapan pejabat Direktur Kepatuhan Bank NTT. Posisi tersebut kini dipercayakan kepada figur dari Bank Jatim yang telah dinyatakan lolos uji OJK.<br />
“Beliau memiliki pengalaman sekitar 30 tahun di dunia perbankan dan berasal dari Bank Jatim. Rencananya akan dilantik pada Selasa pukul 14.30 Wita,” jelasnya.<br />
Selain itu, pemegang saham juga menyepakati pengusulan Rita sebagai calon Komisaris Independen untuk melengkapi struktur kepengurusan Bank NTT.<br />
Dalam rapat tersebut, juga disepakati penambahan modal dari sejumlah pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi NTT menambah penyertaan modal sebesar Rp30 miliar, Kabupaten Malaka Rp5 miliar, dan Kabupaten Alor Rp3 miliar.<br />
Tak hanya dalam bentuk uang tunai, RUPS juga membuka peluang penyertaan modal dalam bentuk aset seperti tanah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan Bank NTT.<br />
Pihak pemegang saham optimistis berbagai keputusan strategis tersebut akan membawa Bank NTT menjadi lebih kuat dan kompetitif.<br />
“Kami semua kepala daerah berkomitmen membesarkan Bank NTT agar semakin berkontribusi bagi pelayanan masyarakat di berbagai bidang,” ujarnya.<br />
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diajak memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTT yang kini mencapai Rp350 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp50 miliar dialokasikan khusus bagi pekerja migran asal NTT.<br />
“Teman-teman pekerja migran silakan berkomunikasi dengan Bank NTT. Ada KUR Rp50 miliar yang disiapkan. Pelaku usaha produktif yang selama ini sulit mengakses perbankan juga silakan memanfaatkan fasilitas ini,” katanya.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadiri Raker KUB Bank Jatim 2026, Gubernur Melki Dorong Penguatan Daya Saing Bank Pembangunan Daerah</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/05/hadiri-raker-kub-bank-jatim-2026-gubernur-melki-dorong-penguatan-daya-saing-bank-pembangunan-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 10:57:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1310</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Jakarta – Di tengah tuntutan transformasi industri perbankan nasional dan penguatan modal inti...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Jakarta</strong> – Di tengah tuntutan transformasi industri perbankan nasional dan penguatan modal inti bank pembangunan daerah (BPD), kolaborasi antarlembaga keuangan semakin menjadi kunci untuk menjaga daya saing dan memperluas kapasitas bisnis.</p>
<p>Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam Rapat Kerja Tahunan (Raker) 2026 Kelompok Usaha Bank (KUB) Bank Jatim yang berlangsung di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Rabu (20/5/2026).</p>
<p>Mengusung tema “Penyelarasan Strategik KUB Bank Jatim”, forum strategis tersebut mempertemukan para pemangku kepentingan dari sejumlah BPD yang tergabung dalam KUB Bank Jatim untuk menyelaraskan arah kebijakan, memperkuat sinergi, dan mempercepat transformasi bisnis perbankan daerah.</p>
<p>Salah satu perhatian dalam kegiatan itu adalah kehadiran Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, yang hadir sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank NTT. Kehadiran orang nomor satu di NTT tersebut dipandang sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi NTT terhadap upaya penguatan Bank NTT melalui skema Kelompok Usaha Bank.</p>
<p>Partisipasi aktif Pemprov NTT dalam forum tersebut juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian serius terhadap keberlanjutan dan daya saing Bank NTT di tengah perubahan lanskap industri perbankan yang semakin kompetitif.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RUPS Bank NTT di Ende, Gubernur Melki: Bank NTT Harus Jadi Urat Nadi Ekonomi Rakyat</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/05/rups-bank-ntt-di-ende-gubernur-melki-bank-ntt-harus-jadi-urat-nadi-ekonomi-rakyat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 13:36:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[RUPS Bank NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1107</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Ende – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Ende</strong> – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Bank NTT bukan sekadar lembaga penyimpanan uang, melainkan “urat nadi” pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT.<br />
Hal itu disampaikan Melki dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT yang berlangsung di Ende, Kamis (15/5/2026), bersama para kepala daerah, pemegang saham, dan jajaran manajemen Bank NTT.<br />
Menurut Melki, forum RUPS bukan hanya membahas soal angka, dividen, maupun laporan tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk menentukan arah masa depan ekonomi daerah.<br />
“Bank itu bukan cuma tempat simpan uang. Di NTT, Bank NTT adalah urat nadi banyak mimpi kecil yang sedang tumbuh jadi besar,” ujar Melki.<br />
Ia menekankan, Bank NTT harus terus bertumbuh menjadi bank daerah yang kuat, sehat, modern, dan semakin dipercaya masyarakat.<br />
“Yang kami bicarakan hari ini bukan sekadar keuntungan perusahaan, tetapi bagaimana Bank NTT bisa bertumbuh bersama rakyatnya,” tegasnya.<br />
Dalam kesempatan tersebut, Melki juga memberi pesan khusus kepada Direktur Kepatuhan Bank NTT yang baru dilantik agar menjaga integritas lembaga perbankan daerah tersebut.<br />
Menurutnya, kepercayaan publik merupakan aset paling mahal bagi sebuah bank dan tidak bisa ditukar dengan apa pun.<br />
“Kepercayaan itu mahal. Dan integritas tidak bisa dinegosiasi,” katanya.<br />
Ia berharap Direktur Kepatuhan mampu menjadi benteng utama yang memastikan seluruh tata kelola dan operasional Bank NTT berjalan sesuai aturan dan tetap berada di jalur yang benar.<br />
Melki optimistis, dengan penguatan tata kelola, pelayanan, serta komitmen menjaga integritas, Bank NTT dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus mitra strategis masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan.<br />
“NTT butuh bank daerah yang bukan hanya untung, tapi juga hadir dan bertumbuh bersama rakyatnya,” pungkasnya.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur NTT Dorong Optimalisasi KUR, Potensi Penyaluran Bisa Tembus Rp3 Triliun</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/03/gubernur-ntt-dorong-optimalisasi-kur-potensi-penyaluran-bisa-tembus-rp3-triliun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 06:15:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gurbernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[KUR]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=903</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan komitmen pemerintah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna memperkuat pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di NTT.<br />
Hal tersebut disampaikan Melki saat menghadiri sekaligus menjadi keynote speaker dalam diskusi publik memperingati Hari Pers Nasional 2026 dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80, yang digelar di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (21/2).<br />
Diskusi yang mengangkat tema “Peran Perbankan Mendorong Pertumbuhan UMKM di NTT melalui Kredit Usaha Rakyat” itu menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Adidoyo Prakoso, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT Yan J.H. Simarmata, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah NTT Charlie Paulus, serta pengamat ekonomi regional James Adam.<br />
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Emelia J. Nomleni, jajaran Forkopimda NTT, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambros Kodho, mahasiswa, pelaku UMKM, serta insan pers.<br />
Dalam paparannya, Melki menekankan bahwa pemerintah pusat masih membuka peluang penambahan plafon KUR apabila daerah mampu menyerap alokasi yang telah diberikan.<br />
“Kalau KUR yang sudah diberikan melalui perbankan itu habis dan memang dibutuhkan tambahan, pemerintah pusat siap menambah lagi. Kuncinya ada pada penyerapan di daerah,” ujar Melki.<br />
Ia menjelaskan, pemerintah daerah dapat membantu mengusulkan calon penerima KUR yang mengalami kendala akses perbankan. Namun demikian, seluruh proses tetap harus melalui mekanisme analisis kredit oleh pihak bank.<br />
Menurut Melki, potensi penyaluran KUR di NTT pada tahun ini bisa menembus lebih dari Rp3 triliun apabila seluruh lembaga perbankan di daerah bergerak optimal.<br />
Selain itu, Gubernur juga memetakan empat persoalan utama yang masih dihadapi UMKM di NTT, yaitu keterbatasan akses modal, minimnya pendampingan usaha, rendahnya literasi keuangan, serta keterbatasan akses pasar.<br />
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi NTT juga mendorong pemanfaatan NTT Mart sebagai etalase produk lokal. Saat ini, jaringan NTT Mart telah tersebar di 22 kabupaten/kota di wilayah NTT guna memperluas akses pasar bagi produk UMKM.<br />
Sementara itu, Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menegaskan bahwa program KUR merupakan kredit usaha produktif, bukan bantuan hibah.<br />
“Ini kredit yang harus dikembalikan. Karena itu harus dimanfaatkan dengan baik untuk pengembangan usaha,” tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur NTT Target Dividen Bank NTT Rp110 Miliar pada 2026</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/03/gubernur-ntt-target-dividen-bank-ntt-rp110-miliar-pada-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 06:08:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=897</guid>

					<description><![CDATA[NTT-Terkini.com, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menargetkan dividen dari PT...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menargetkan dividen dari PT Bank Pembangunan Daerah NTT mencapai Rp110 miliar pada tahun 2026. Target tersebut diharapkan dapat meningkatkan kontribusi bank daerah itu terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).<br />
Target dividen tersebut akan dicapai melalui sejumlah langkah strategis, antara lain peningkatan profitabilitas, ekspansi kredit secara selektif dan berkualitas, efisiensi operasional, serta penguatan pendapatan berbasis layanan atau fee based income. Seluruh strategi itu tetap dilakukan dengan menjaga prinsip kehati-hatian dalam perbankan.<br />
“Pemerintah juga terus mendorong penguatan modal Bank NTT secara terukur agar bank daerah ini semakin kuat, sehat, dan mampu berkontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah,” kata Melki dalam Rapat Paripurna ke-70 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (6/3/2026).<br />
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD NTT, Emilia Julia Nomleni, dan dihadiri Wakil Ketua II DPRD NTT Petrus B. R. Tulus serta Wakil Ketua III DPRD NTT Kristien Samiyati Pati. Turut hadir pula 39 anggota DPRD, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, para staf ahli gubernur, asisten Sekda, serta pimpinan BUMD.<br />
Dalam kesempatan itu, Melki menyampaikan tanggapan Pemerintah Provinsi NTT atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan bentuk hukum Bank NTT menjadi Perseroan Daerah (Perseroda).<br />
Menurutnya, perubahan tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).<br />
“Dengan perubahan ini, Bank NTT diharapkan semakin kuat menjadi motor penggerak perekonomian daerah sekaligus memperluas kontribusinya terhadap peningkatan PAD,” ujarnya.<br />
Melki juga mengungkapkan bahwa Bank NTT saat ini terus melakukan berbagai pembenahan internal, mulai dari peningkatan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko, hingga transformasi digital guna meningkatkan daya saing di industri perbankan.<br />
Selain itu, Bank NTT juga memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).<br />
Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Usaha Mikro (KUMU), Bank NTT telah membantu lebih dari 10.000 pelaku usaha dengan total plafon pembiayaan mencapai Rp150 miliar, dan jumlah tersebut ditargetkan terus meningkat pada tahun ini.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Melki: Perubahan Bank NTT Jadi Perseroda untuk Perkuat Ekonomi Daerah</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/03/gubernur-melki-perubahan-bank-ntt-jadi-perseroda-untuk-perkuat-ekonomi-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 06:03:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[PSP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=893</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang  – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan tanggapan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang </strong> – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan tanggapan resmi Pemerintah Provinsi NTT atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan bentuk hukum PT Bank Pembangunan Daerah NTT menjadi Perseroan Daerah (Perseroda).<br />
Tanggapan tersebut disampaikan Gubernur Melki dalam Rapat Paripurna ke-70 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (6/3/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD NTT, Emilia Nomleni.<br />
Dalam penyampaiannya, Gubernur Melki terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD atas berbagai pandangan, saran, dan masukan yang diberikan terhadap pengajuan Ranperda tersebut.<br />
“Kami menyampaikan terima kasih atas tanggapan dan berbagai saran yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Masukan tersebut sangat penting bagi pemerintah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah,” ujar Melki.<br />
Menurutnya, perubahan bentuk hukum Bank NTT menjadi Perseroda bukan sekadar perubahan administratif, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).<br />
Ia menegaskan, transformasi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Bank NTT sebagai motor penggerak perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).<br />
“Dengan perubahan ini, Bank NTT diharapkan semakin kuat menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi peningkatan PAD,” jelasnya.<br />
Selain itu, Melki mengungkapkan bahwa Bank NTT juga terus melakukan berbagai pembenahan internal, mulai dari peningkatan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko, hingga transformasi digital guna meningkatkan daya saing di industri perbankan.<br />
Di sisi lain, Bank NTT juga dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pembiayaan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).<br />
Melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Usaha Mikro (KUMU), Bank NTT telah membantu lebih dari 10.000 pelaku usaha dengan total plafon pembiayaan mencapai Rp150 miliar.<br />
“Bank NTT tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mereka dapat berkembang dan memperluas akses pasar,” pungkasnya.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
