<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gubernur NTT &#8211; NTT Terkini</title>
	<atom:link href="https://www.ntt-terkini.com/tag/gubernur-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.ntt-terkini.com</link>
	<description>Lugas Dalam Berita, Enak Dalam Cerita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 May 2026 14:06:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.ntt-terkini.com/wp-content/uploads/2025/09/512-100x100.png</url>
	<title>Gubernur NTT &#8211; NTT Terkini</title>
	<link>https://www.ntt-terkini.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>RUPS Bank NTT Sepakati Transformasi Jadi Perseroda, Gubernur NTT Tekankan Dukungan untuk Program Daerah</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/05/rups-bank-ntt-sepakati-transformasi-jadi-perseroda-gubernur-ntt-tekankan-dukungan-untuk-program-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 14:06:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[RUPS Bank NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1154</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang —</strong> Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank NTT yang berlangsung hingga Minggu malam menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk langkah transformasi PT Bank NTT menjadi Perseroda sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ketentuan Kementerian Dalam Negeri.<br />
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, mengatakan pembahasan dalam forum tersebut berlangsung intensif dan konstruktif sejak siang hingga malam hari. Para pemegang saham yang terdiri dari kepala daerah se-NTT bersama Bank Jatim sebagai salah satu pemegang saham, mengevaluasi secara menyeluruh kinerja Bank NTT sepanjang tahun buku 2025.<br />
“Kami mengecek satu per satu parameter Bank NTT, mulai dari aset, pengembangan bisnis, hingga kinerja keuangan. Diskusinya sangat terbuka sehingga semua kepala daerah semakin memahami kondisi internal perbankan ini,” ujar Melki.<br />
Dalam RUPS Tahunan tersebut, para pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban direksi dan komisaris Bank NTT. Selain itu, dividen diputuskan tetap sama seperti tahun sebelumnya.<br />
Melki menegaskan, Bank NTT ke depan harus semakin kuat mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di NTT.<br />
“Direksi dan komisaris harus bersama-sama mendukung program prioritas daerah. Minimal ada dukungan nyata terhadap program provinsi dan masing-masing kabupaten/kota,” katanya.<br />
Sementara dalam RUPS Luar Biasa, pemegang saham menyepakati penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Bank NTT sesuai rekomendasi OJK. Struktur kepengurusan juga mengalami perubahan, dari sebelumnya tujuh direksi dan lima komisaris menjadi lima direksi dan tiga komisaris.<br />
RUPS juga menyetujui pengangkatan pejabat baru Direktur Kepatuhan Bank NTT. Posisi tersebut akan diisi oleh Revino dari Bank Jatim yang telah dinyatakan lolos uji OJK. Revino disebut memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di dunia perbankan, khususnya di Bank Jatim.<br />
“Beliau bukan pemain baru karena sudah berkecimpung sekitar 30 tahun di perbankan,” ujar Melki.<br />
Selain itu, para pemegang saham juga sepakat mengusulkan Rita sebagai calon Komisaris Independen untuk melengkapi struktur pengawasan Bank NTT.<br />
Dalam forum tersebut, sejumlah pemerintah daerah juga menyatakan komitmen penambahan modal. Pemerintah Provinsi NTT menambah penyertaan modal sebesar Rp30 miliar, Kabupaten Malaka Rp5 miliar, dan Kabupaten Alor Rp3 miliar. RUPS juga menyetujui skema inbreng atau penyertaan modal dalam bentuk aset seperti tanah guna mendukung pengembangan Bank NTT.<br />
Melki optimistis berbagai keputusan dalam RUPS ini akan memperkuat transformasi dan pertumbuhan Bank NTT ke depan.<br />
“Kami semua kepala daerah berkomitmen bersama-sama membesarkan Bank NTT agar semakin berkontribusi dalam pelayanan masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah,” tegasnya.<br />
Dalam kesempatan itu, Melki juga mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan Bank NTT, termasuk alokasi khusus sebesar Rp50 miliar bagi pekerja migran asal NTT.<br />
“Teman-teman pekerja migran silakan berkomunikasi dengan Bank NTT. Ada KUR Rp50 miliar yang disiapkan. Masyarakat yang punya usaha produktif juga silakan memanfaatkan fasilitas ini,” pungkasnya.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RUPS Bank NTT Putuskan Pergantian Direktur Kepatuhan, Chris Aode Diganti Revi dari Bank Jatim</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/05/rups-bank-ntt-putuskan-pergantian-direktur-kepatuhan-chris-aode-diganti-revi-dari-bank-jatim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 13:49:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[RUPS Bank NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1141</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank NTT yang berlangsung hingga malam hari menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk pergantian Direktur Kepatuhan Bank NTT.<br />
Dalam rapat yang berlangsung sejak pukul 14.00 Wita hingga hampir pukul 19.00 Wita itu, para pemegang saham menyepakati pemberhentian Direktur Kepatuhan sebelumnya, Chris Aode, dan menunjuk Revi dari Bank Jatim sebagai penggantinya.<br />
Keputusan tersebut diambil setelah adanya rekomendasi dan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).<br />
“Setelah menerima surat dari OJK bahwa Ibu Rvi dari Bank Jatim telah dinyatakan lolos, maka dalam RUPS Luar Biasa tadi disetujui menjadi Direktur Kepatuhan Bank NTT,” ungkap Gubernur NTT, Melki Laka Lena usai RUPS.<br />
Revi disebut memiliki pengalaman panjang di dunia perbankan. Selama kurang lebih 30 tahun, ia berkarier di Bank Jatim dan dinilai memiliki kapasitas untuk memperkuat tata kelola serta kepatuhan di tubuh Bank NTT.<br />
Rencananya, pelantikan Direktur Kepatuhan yang baru akan dilakukan pada Selasa mendatang pukul 14.30 Wita.<br />
Selain pergantian pejabat strategis, RUPS juga menyepakati penyesuaian struktur organisasi Bank NTT sesuai rekomendasi OJK. Jumlah direksi yang sebelumnya direncanakan tujuh orang dikembalikan menjadi lima direksi, sedangkan komisaris menjadi tiga orang.<br />
RUPS Tahunan juga menerima laporan pertanggungjawaban direksi dan komisaris serta menetapkan pembagian dividen tetap sama seperti tahun sebelumnya.<br />
Para kepala daerah sebagai pemegang saham menekankan agar Bank NTT semakin aktif mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur.<br />
“Bank NTT harus hadir mendukung program strategis daerah dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar salah satu kepala daerah peserta RUPS.<br />
Dalam forum tersebut, para pemegang saham juga menyepakati penambahan penyertaan modal dari sejumlah daerah, di antaranya Pemerintah Provinsi NTT sebesar Rp30 miliar, Kabupaten Malaka Rp5 miliar, dan Kabupaten Alor Rp3 miliar.<br />
Tak hanya itu, Bank NTT juga terus memperkuat dukungan pembiayaan bagi masyarakat melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang kini mencapai Rp350 miliar. Dari jumlah itu, Rp50 miliar dialokasikan khusus bagi pekerja migran asal NTT.<br />
RUPS yang berlangsung penuh diskusi itu dinilai memberikan pemahaman lebih mendalam kepada para kepala daerah terkait kondisi internal dan arah pengembangan bisnis Bank NTT ke depan.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RUPS Bank NTT 2026, Pemegang Saham Sepakati Restrukturisasi Direksi dan Tambahan Modal</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/05/rups-bank-ntt-2026-pemegang-saham-sepakati-restrukturisasi-direksi-dan-tambahan-modal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 13:21:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[RUPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1137</guid>

					<description><![CDATA[NTT-Terkini.com, Kupang – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank NTT...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []">
<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank NTT berlangsung marathon hingga hampir pukul 19.00 Wita. Dalam rapat yang diikuti seluruh kepala daerah pemegang saham bersama pihak Bank Jatim itu, sejumlah keputusan strategis berhasil disepakati untuk memperkuat kinerja dan transformasi Bank NTT ke depan.<br />
Gubernur NTT, Melki Laka Lena bersama para pemegang saham menyebut jalannya rapat berlangsung konstruktif dengan pembahasan yang mendalam terkait kondisi internal perbankan, mulai dari pengembangan aset, bisnis, hingga strategi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.<br />
“Diskusinya sangat bagus. Kami mengecek satu per satu parameter Bank NTT, baik dari sisi aset, pengembangan bisnis, hingga strategi ke depan. Kepala daerah jadi semakin memahami isi perut perbankan,” ungkapnya usai RUPS.<br />
Dalam RUPS Tahunan, para pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban direksi dan komisaris Bank NTT. Selain itu, pembagian dividen diputuskan tetap sama seperti tahun sebelumnya.<br />
RUPS juga menekankan pentingnya peran Bank NTT dalam mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di NTT.<br />
“Direksi dan komisaris harus mendukung program prioritas pemerintah daerah. Minimal ada satu program strategis di tiap kabupaten/kota yang didukung Bank NTT,” tegasnya.<br />
Sementara dalam RUPS Luar Biasa, para pemegang saham menyepakati penyesuaian struktur organisasi sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jumlah direksi yang sebelumnya direncanakan tujuh orang dikembalikan menjadi lima direksi, sedangkan komisaris menjadi tiga orang.<br />
Salah satu keputusan penting lainnya adalah penetapan pejabat Direktur Kepatuhan Bank NTT. Posisi tersebut kini dipercayakan kepada figur dari Bank Jatim yang telah dinyatakan lolos uji OJK.<br />
“Beliau memiliki pengalaman sekitar 30 tahun di dunia perbankan dan berasal dari Bank Jatim. Rencananya akan dilantik pada Selasa pukul 14.30 Wita,” jelasnya.<br />
Selain itu, pemegang saham juga menyepakati pengusulan Rita sebagai calon Komisaris Independen untuk melengkapi struktur kepengurusan Bank NTT.<br />
Dalam rapat tersebut, juga disepakati penambahan modal dari sejumlah pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi NTT menambah penyertaan modal sebesar Rp30 miliar, Kabupaten Malaka Rp5 miliar, dan Kabupaten Alor Rp3 miliar.<br />
Tak hanya dalam bentuk uang tunai, RUPS juga membuka peluang penyertaan modal dalam bentuk aset seperti tanah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan Bank NTT.<br />
Pihak pemegang saham optimistis berbagai keputusan strategis tersebut akan membawa Bank NTT menjadi lebih kuat dan kompetitif.<br />
“Kami semua kepala daerah berkomitmen membesarkan Bank NTT agar semakin berkontribusi bagi pelayanan masyarakat di berbagai bidang,” ujarnya.<br />
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diajak memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTT yang kini mencapai Rp350 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp50 miliar dialokasikan khusus bagi pekerja migran asal NTT.<br />
“Teman-teman pekerja migran silakan berkomunikasi dengan Bank NTT. Ada KUR Rp50 miliar yang disiapkan. Pelaku usaha produktif yang selama ini sulit mengakses perbankan juga silakan memanfaatkan fasilitas ini,” katanya.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RUPS Bank NTT di Ende, Gubernur Melki: Bank NTT Harus Jadi Urat Nadi Ekonomi Rakyat</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/05/rups-bank-ntt-di-ende-gubernur-melki-bank-ntt-harus-jadi-urat-nadi-ekonomi-rakyat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 13:36:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[RUPS Bank NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1107</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Ende – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Ende</strong> – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Bank NTT bukan sekadar lembaga penyimpanan uang, melainkan “urat nadi” pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT.<br />
Hal itu disampaikan Melki dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT yang berlangsung di Ende, Kamis (15/5/2026), bersama para kepala daerah, pemegang saham, dan jajaran manajemen Bank NTT.<br />
Menurut Melki, forum RUPS bukan hanya membahas soal angka, dividen, maupun laporan tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk menentukan arah masa depan ekonomi daerah.<br />
“Bank itu bukan cuma tempat simpan uang. Di NTT, Bank NTT adalah urat nadi banyak mimpi kecil yang sedang tumbuh jadi besar,” ujar Melki.<br />
Ia menekankan, Bank NTT harus terus bertumbuh menjadi bank daerah yang kuat, sehat, modern, dan semakin dipercaya masyarakat.<br />
“Yang kami bicarakan hari ini bukan sekadar keuntungan perusahaan, tetapi bagaimana Bank NTT bisa bertumbuh bersama rakyatnya,” tegasnya.<br />
Dalam kesempatan tersebut, Melki juga memberi pesan khusus kepada Direktur Kepatuhan Bank NTT yang baru dilantik agar menjaga integritas lembaga perbankan daerah tersebut.<br />
Menurutnya, kepercayaan publik merupakan aset paling mahal bagi sebuah bank dan tidak bisa ditukar dengan apa pun.<br />
“Kepercayaan itu mahal. Dan integritas tidak bisa dinegosiasi,” katanya.<br />
Ia berharap Direktur Kepatuhan mampu menjadi benteng utama yang memastikan seluruh tata kelola dan operasional Bank NTT berjalan sesuai aturan dan tetap berada di jalur yang benar.<br />
Melki optimistis, dengan penguatan tata kelola, pelayanan, serta komitmen menjaga integritas, Bank NTT dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus mitra strategis masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan.<br />
“NTT butuh bank daerah yang bukan hanya untung, tapi juga hadir dan bertumbuh bersama rakyatnya,” pungkasnya.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur NTT Target Dividen Bank NTT Rp110 Miliar pada 2026</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/03/gubernur-ntt-target-dividen-bank-ntt-rp110-miliar-pada-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 06:08:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=897</guid>

					<description><![CDATA[NTT-Terkini.com, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menargetkan dividen dari PT...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menargetkan dividen dari PT Bank Pembangunan Daerah NTT mencapai Rp110 miliar pada tahun 2026. Target tersebut diharapkan dapat meningkatkan kontribusi bank daerah itu terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).<br />
Target dividen tersebut akan dicapai melalui sejumlah langkah strategis, antara lain peningkatan profitabilitas, ekspansi kredit secara selektif dan berkualitas, efisiensi operasional, serta penguatan pendapatan berbasis layanan atau fee based income. Seluruh strategi itu tetap dilakukan dengan menjaga prinsip kehati-hatian dalam perbankan.<br />
“Pemerintah juga terus mendorong penguatan modal Bank NTT secara terukur agar bank daerah ini semakin kuat, sehat, dan mampu berkontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah,” kata Melki dalam Rapat Paripurna ke-70 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (6/3/2026).<br />
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD NTT, Emilia Julia Nomleni, dan dihadiri Wakil Ketua II DPRD NTT Petrus B. R. Tulus serta Wakil Ketua III DPRD NTT Kristien Samiyati Pati. Turut hadir pula 39 anggota DPRD, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, para staf ahli gubernur, asisten Sekda, serta pimpinan BUMD.<br />
Dalam kesempatan itu, Melki menyampaikan tanggapan Pemerintah Provinsi NTT atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan bentuk hukum Bank NTT menjadi Perseroan Daerah (Perseroda).<br />
Menurutnya, perubahan tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).<br />
“Dengan perubahan ini, Bank NTT diharapkan semakin kuat menjadi motor penggerak perekonomian daerah sekaligus memperluas kontribusinya terhadap peningkatan PAD,” ujarnya.<br />
Melki juga mengungkapkan bahwa Bank NTT saat ini terus melakukan berbagai pembenahan internal, mulai dari peningkatan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko, hingga transformasi digital guna meningkatkan daya saing di industri perbankan.<br />
Selain itu, Bank NTT juga memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).<br />
Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Usaha Mikro (KUMU), Bank NTT telah membantu lebih dari 10.000 pelaku usaha dengan total plafon pembiayaan mencapai Rp150 miliar, dan jumlah tersebut ditargetkan terus meningkat pada tahun ini.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Melki: Perubahan Bank NTT Jadi Perseroda untuk Perkuat Ekonomi Daerah</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/03/gubernur-melki-perubahan-bank-ntt-jadi-perseroda-untuk-perkuat-ekonomi-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 06:03:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[PSP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=893</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang  – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan tanggapan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang </strong> – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan tanggapan resmi Pemerintah Provinsi NTT atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan bentuk hukum PT Bank Pembangunan Daerah NTT menjadi Perseroan Daerah (Perseroda).<br />
Tanggapan tersebut disampaikan Gubernur Melki dalam Rapat Paripurna ke-70 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (6/3/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD NTT, Emilia Nomleni.<br />
Dalam penyampaiannya, Gubernur Melki terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD atas berbagai pandangan, saran, dan masukan yang diberikan terhadap pengajuan Ranperda tersebut.<br />
“Kami menyampaikan terima kasih atas tanggapan dan berbagai saran yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Masukan tersebut sangat penting bagi pemerintah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah,” ujar Melki.<br />
Menurutnya, perubahan bentuk hukum Bank NTT menjadi Perseroda bukan sekadar perubahan administratif, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).<br />
Ia menegaskan, transformasi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Bank NTT sebagai motor penggerak perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).<br />
“Dengan perubahan ini, Bank NTT diharapkan semakin kuat menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi peningkatan PAD,” jelasnya.<br />
Selain itu, Melki mengungkapkan bahwa Bank NTT juga terus melakukan berbagai pembenahan internal, mulai dari peningkatan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko, hingga transformasi digital guna meningkatkan daya saing di industri perbankan.<br />
Di sisi lain, Bank NTT juga dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pembiayaan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).<br />
Melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Usaha Mikro (KUMU), Bank NTT telah membantu lebih dari 10.000 pelaku usaha dengan total plafon pembiayaan mencapai Rp150 miliar.<br />
“Bank NTT tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mereka dapat berkembang dan memperluas akses pasar,” pungkasnya.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur NTT Salurkan CSR Melalui Bank NTT untuk Dua Gereja di Alor</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/02/gubernur-ntt-salurkan-csr-melalui-bank-ntt-untuk-dua-gereja-di-alor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 09:41:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=821</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, ALOR – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Emanuel Melkiades...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, ALOR</strong> – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena kembali menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) bagi rumah ibadah di daerah. Kali ini, bantuan disalurkan melalui Bank NTT untuk dua gereja di Kabupaten Alor.<br />
Dua rumah ibadah yang menerima bantuan tersebut yakni Gereja Weslean Indonesia Jemaat Alfa Omega Lanfui di Desa Kafakbeka, Kecamatan Alor Tengah Utara, serta GMIT Mata Jemaat Lahai-Roi Maliang di Kecamatan Pantar Tengah.<br />
Penyerahan bantuan dilakukan secara terpisah. Untuk GMIT Mata Jemaat Lahai-Roi Maliang, bantuan sebesar Rp10 juta diserahkan pada Selasa (20/1/2025) di Kabir oleh Kepala Kantor Cabang Pembantu Bank NTT Kabir, Bernad Langoday. Bantuan diterima oleh Ketua Panitia Pembangunan Gereja Lahai-Roi Maliang, Simeon Weni, disaksikan sejumlah tokoh jemaat.<br />
Simeon Weni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur NTT serta Bank NTT atas dukungan yang diberikan untuk pembangunan gereja. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu proses pembangunan rumah ibadah yang sedang berjalan.<br />
Sementara itu, bantuan CSR untuk Gereja Weslean Indonesia Jemaat Alfa Omega Lanfui diserahkan oleh Pemimpin Bank NTT Cabang Kalabahi, Glaanthyano S.R. Ndoen, didampingi Wakil Pemimpin Cabang, Yusup Suluwetang, pada Rabu (21/1/2025) di Kantor Cabang Bank NTT Kalabahi.<br />
Penyaluran CSR ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah bersama Bank NTT dalam mendukung pembangunan sarana keagamaan serta memperkuat kehidupan sosial masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu mempererat kebersamaan umat serta mendorong pembangunan yang inklusif di Kabupaten Alor.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov NTT–Bank NTT Siapkan KUR PMI, Langkah Sistemik Putus Mata Rantai Perdagangan Orang</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/01/pemprov-ntt-bank-ntt-siapkan-kur-pmi-langkah-sistemik-putus-mata-rantai-perdagangan-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 01:36:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[KUR PMI]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=743</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Bank NTT menyiapkan langkah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Bank NTT menyiapkan langkah strategis dan sistemik untuk memutus mata rantai Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang selama ini membayangi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT.</p>
<p>Salah satu upaya konkret yang ditempuh adalah peluncuran skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus PMI, yang dirancang untuk membiayai proses keberangkatan calon pekerja migran secara legal, aman, dan terencana.</p>
<p>Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, persoalan klasik yang kerap menjerumuskan PMI asal NTT ke dalam praktik perdagangan orang berakar pada keterbatasan biaya keberangkatan.</p>
<p>Tekanan ekonomi keluarga membuat banyak calon PMI terpaksa meminjam uang dari rentenir dengan bunga tinggi, yang kemudian membuka ruang eksploitasi oleh jaringan mafia TPPO.</p>
<p>“Selama ini mau berangkat kerja saja butuh biaya. Karena tidak mampu, banyak anak-anak NTT terpaksa berutang ke rentenir dan akhirnya masuk dalam jebakan mafia TPPO. Skema KUR PMI ini kami siapkan agar mereka tidak lagi terperangkap,” tegas Gubernur Melki.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Melki usai menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bank NTT dan PT AP Bali Konsultan Bisnis yang berlangsung di Kupang, Senin (19/1/2026).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank NTT–LPK Musubu Hadirkan Skema KUR Khusus PMI, Gubernur NTT: Putus Mata Rantai Rentenir</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/01/bank-ntt-lpk-musubu-hadirkan-skema-kur-khusus-pmi-gubernur-ntt-putus-mata-rantai-rentenir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 01:27:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Bangun NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=732</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat perlindungan dan kepastian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat perlindungan dan kepastian bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui kerja sama Bank NTT dan LPK Musubu dalam menghadirkan skema pembiayaan aman, legal, dan berbunga rendah bagi calon pekerja migran.</p>
<p>Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa pembiayaan ini digunakan untuk menutup seluruh biaya persiapan hingga keberangkatan bekerja ke luar negeri sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus PMI, seluruh biaya persiapan ditanggung penuh oleh Bank NTT, sementara pengembalian kredit dilakukan setelah pekerja migran resmi ditempatkan di negara tujuan.</p>
<p>“Skema ini sangat membantu dan memutus mata rantai ketergantungan pada rentenir. Negara hadir memastikan pembiayaan yang aman, legal, dan tidak memberatkan pekerja migran,” tegas Gubernur Melki.</p>
<p>Program pembiayaan ini menggunakan Skema Kredit Pekerja Migran dengan plafon antara Rp75 juta hingga Rp100 juta, masa angsuran maksimal satu tahun, serta dilengkapi perlindungan asuransi kredit sesuai ketentuan Bank NTT.</p>
<p>Dalam implementasinya, LPK Musubu berperan penting melalui pemberian rekomendasi peserta, pendampingan, serta pemantauan pembayaran kredit guna meminimalkan risiko pembiayaan. Kerja sama ini juga memastikan bahwa seluruh proses penempatan pekerja migran dilakukan secara terencana dan bertanggung jawab.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resmi Lantik Direksi dan Komisaris Baru Bank NTT, Gubernur Laka Lena: Jalankan Tugas dengan Integritas dan Profesionalisme</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2025/11/resmi-lantik-direksi-dan-komisaris-baru-bank-ntt-gubernur-laka-lena-jalankan-tugas-dengan-integritas-dan-profesionalisme/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 14:36:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan Direksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=493</guid>

					<description><![CDATA[NTT-Terkini com, Kupang — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi melantik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3></h3>
<p><strong>NTT-Terkini com, Kupang</strong> — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), <strong>Emanuel Melkiades Laka Lena</strong>, secara resmi melantik jajaran <strong>Direksi dan Komisaris baru Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT)</strong> di <strong>Aula Fernandez, Lantai 4 Kantor Gubernur NTT</strong>, pada <strong>Kamis, 13 November 2025</strong>.</p>
<p>Pelantikan ini dilakukan berdasarkan <strong>Surat Keputusan Gubernur NTT Nomor 427/KEP/KK/2025 hingga 431/KEP/KK/2025</strong> tentang <strong>Pengangkatan Komisaris dan Direksi Bank NTT masa bakti 11 November 2025 – 12 November 2030.</strong></p>
<p>Adapun jajaran pengurus baru Bank NTT yang dilantik yakni:</p>
<ul>
<li><strong>Stefanus Dony Heatubun</strong> sebagai <em>Komisaris Utama</em></li>
<li><strong>Charlie Paulus</strong> sebagai <em>Direktur Utama</em></li>
<li><strong>Rahmat Saleh</strong> sebagai <em>Direktur Umum dan SDM</em></li>
<li><strong>Heru Helbianto</strong> sebagai <em>Direktur Treasury dan Keuangan</em></li>
<li><strong>Aloysius Rahmat Aliman Geong</strong> sebagai <em>Direktur Kredit</em></li>
</ul>
<p>Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan harapan agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah besar tersebut dengan penuh tanggung jawab.</p>
<blockquote><p>“Dengan mengucap syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai tanggung jawab yang diberikan. Mari kita jaga kepercayaan publik terhadap Bank NTT, bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan semangat pelayanan,” tegas Laka Lena.</p></blockquote>
<p>Setelah pengucapan sumpah jabatan, acara dilanjutkan dengan <strong>penandatanganan berita acara pelantikan</strong> oleh seluruh pejabat yang dilantik, dimulai dari Komisaris Utama, Direktur Utama, Direktur Kredit, Direktur Treasury dan Keuangan, serta Direktur Umum dan SDM.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
