<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesehatan &#8211; NTT Terkini</title>
	<atom:link href="https://www.ntt-terkini.com/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.ntt-terkini.com</link>
	<description>Lugas Dalam Berita, Enak Dalam Cerita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 10:54:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.ntt-terkini.com/wp-content/uploads/2025/09/512-100x100.png</url>
	<title>Kesehatan &#8211; NTT Terkini</title>
	<link>https://www.ntt-terkini.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hari Anak Nasional 2026, K-24 Group dan Sarihusada Ajak 1.000 Warga Kupang Cegah Stunting Lewat Festival Sehat Ceria</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/07/hari-anak-nasional-2026-k-24-group-dan-sarihusada-ajak-1-000-warga-kupang-cegah-stunting-lewat-festival-sehat-ceria/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:54:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Anak Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[K24]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1524</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, K-24 Group bersama PT Sarihusada Generasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, K-24 Group bersama PT Sarihusada Generasi Mahardhika menggelar &#8220;Festival Sehat Ceria si Kecil&#8221; di Aula El Tari, Kota Kupang, Kamis (23/7). Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi dalam mendorong pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan skrining tumbuh kembang anak.</p>
<p>Sebanyak 1.000 peserta yang terdiri dari anak-anak dan orang tua mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari pemeriksaan tumbuh kembang, edukasi gizi keluarga, hingga konsultasi kesehatan.</p>
<p>Acara ini dihadiri Kepala DP3AP2KB Provinsi NTT drg. Iien Adriany, M.Kes. yang mewakili Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Sales Director Sarihusada Rizki Imam Ardhi, serta Founder &amp; CEO K-24 Group dr. Gideon Hartono.</p>
<p>Stunting masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Secara nasional, sekitar 19,8 persen atau satu dari lima anak mengalami stunting. Sementara itu, Nusa Tenggara Timur masih menjadi salah satu provinsi dengan prevalensi tertinggi, yakni 37 persen.</p>
<p>Mewakili Gubernur NTT, drg. Iien Adriany menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, tidak hanya pemerintah.</p>
<p>&#8220;Stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, dibutuhkan sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk mempercepat penurunannya,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Genjot Capaian Cek Kesehatan Gratis, Wawali Serena Francis Instruksikan Strategi &#8220;Jemput Bola&#8221;</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/06/genjot-capaian-cek-kesehatan-gratis-wawali-serena-francis-instruksikan-strategi-jemput-bola/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 11:44:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Serena Francis]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil walikota Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=1338</guid>

					<description><![CDATA[​NTT-Terkini.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang bergerak cepat menggenjot capaian Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2 dir="ltr"></h2>
<p dir="ltr">​<strong>NTT-Terkini.com</strong>, <b>Kupang</b> – Pemerintah Kota Kupang bergerak cepat menggenjot capaian Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang saat ini masih di bawah target nasional. Menghadapi tantangan tersebut, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan untuk menerapkan strategi &#8220;jemput bola&#8221; dengan mendekatkan pelayanan langsung ke tengah masyarakat.</p>
<p dir="ltr">​Hal ini ditegaskan Wawali Serena saat membuka kegiatan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kota Kupang yang berlangsung di Hotel Naka, Kamis (11/06/2026).</p>
<h3 dir="ltr">​Ubah Pola Pikir: Cegah Penyakit Sebelum Sakit</h3>
<p dir="ltr">​Dalam sambutannya, Serena menekankan bahwa Program PKG yang diinisiasi oleh Pemerintah Pusat ini merupakan bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional dan investasi besar bagi pembangunan sumber daya manusia.</p>
<p dir="ltr">​Oleh karena itu, ia meminta seluruh elemen tidak melihatnya sebagai program biasa, melainkan sebuah gerakan preventif untuk melindungi warga Kota Kupang sejak dini.</p>
<blockquote>
<p dir="ltr">​&#8221;Semangat utama program ini adalah mengubah pola pikir masyarakat dari menunggu sakit baru berobat, menjadi menjaga kesehatan dan mencegah penyakit sejak dini. Pelayanan kesehatan harus hadir mendekati masyarakat, jangan hanya menunggu warga datang ke Puskesmas,&#8221; tegas Serena.</p>
</blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<p dir="ltr">​Serena mendorong para camat, lurah, kepala sekolah, hingga organisasi kemasyarakatan untuk aktif berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan. Setiap ada kegiatan publik di tingkat kelurahan maupun kecamatan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis wajib dihadirkan.</p>
<p dir="ltr">​Sebagai bentuk stimulasi, Pemkot Kupang berjanji akan memberikan apresiasi khusus bagi kecamatan dan kelurahan yang sukses mencapai atau melampaui target cakupan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSU Siloam Kupang Hadirkan Teknologi Bedah Laser Modern, Pasien Bisa Pulih Lebih Cepat Tanpa Operasi Besar</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2026/02/rsu-siloam-kupang-hadirkan-teknologi-bedah-laser-modern-pasien-bisa-pulih-lebih-cepat-tanpa-operasi-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 06:11:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Media Gathering]]></category>
		<category><![CDATA[operasi laser]]></category>
		<category><![CDATA[RS Siloam Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=775</guid>

					<description><![CDATA[&#160; NTT-Terkini.com, Kupang – RSU Siloam Kupang terus meningkatkan layanan kesehatan di Nusa Tenggara Timur...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><a href="NTT-Terkini.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow">NTT-Terkini.com</a>, Kupang – RSU Siloam Kupang terus meningkatkan layanan kesehatan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menghadirkan teknologi bedah minimal invasif berbasis laser modern. Inovasi ini memungkinkan pasien menjalani tindakan medis dengan luka minimal, nyeri lebih ringan, serta pemulihan yang jauh lebih cepat dibandingkan metode operasi konvensional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peluncuran layanan ini diperkenalkan dalam kegiatan media gathering yang dihadiri jajaran manajemen dan dokter spesialis RSU Siloam Kupang, mulai dari Chief Executive Director (CEO) Yorin Angpart, Chief Operating Officer (COO) Lanny Anthonius, hingga sejumlah dokter spesialis bedah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Chief operating officer RSU Siloam Kupang, Lenny Anthonius menyampaikan bahwa kehadiran teknologi bedah laser merupakan bagian dari komitmen menghadirkan layanan kesehatan modern dan setara kota besar di Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Teknologi ini memberikan kenyamanan lebih bagi pasien. Dengan tindakan minimal invasif, pasien bisa pulih lebih cepat dan segera kembali beraktivitas tanpa harus menjalani rawat inap lama,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jawaban Kebutuhan Masyarakat Kupang</p>
<p>Kehadiran teknologi bedah laser dinilai menjawab kebutuhan masyarakat Kupang dan NTT yang selama ini harus dirujuk ke luar daerah untuk tindakan tertentu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Kupang Bantu Kursi Roda Pribadi untuk Indrawati, Sentuhan Kemanusiaan di Kelurahan Nefonaek</title>
		<link>https://www.ntt-terkini.com/2025/10/wali-kota-kupang-bantu-kursi-roda-pribadi-untuk-indrawati-sentuhan-kemanusiaan-di-kelurahan-nefonaek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTT-Terkini.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 02:19:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Christian Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Kursi Roda]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ntt-terkini.com/?p=402</guid>

					<description><![CDATA[NTT-Terkini.com, Kupang — Di halaman rumah sederhana di Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama, suasana haru tampak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3></h3>
<p><strong>NTT-Terkini.com, Kupang</strong> — Di halaman rumah sederhana di Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama, suasana haru tampak jelas di wajah warga sekitar. Hari itu, Rabu (15/10/2025), Wali Kota Kupang <strong>Chris Widodo</strong> datang bukan untuk menghadiri acara resmi atau memimpin rapat pemerintahan—melainkan untuk satu tujuan kecil namun penuh makna: menyerahkan <strong>kursi roda baru</strong> bagi seorang warga penyandang disabilitas, <strong>Indrawati</strong>.</p>
<p>Indrawati bukan sekadar penerima bantuan. Ia adalah <strong>ketua tim disabilitas di RT 12 RW 4</strong>, sosok yang selama ini dikenal aktif mengadvokasi hak-hak teman-teman difabel di lingkungannya. Namun di balik semangat dan dedikasinya, ia sendiri telah lama berjuang dengan keterbatasan. Kursi roda lamanya, yang sudah digunakan bertahun-tahun, tak lagi layak. “Setiap kali duduk lama, punggung dan tulang ekor saya terasa sakit,” ujarnya lirih.</p>
<p>Melalui pesan singkat yang ia kirimkan beberapa waktu lalu, Indrawati menyampaikan kondisi tersebut kepada Wali Kota. Tak lama berselang, pesan itu mendapat tanggapan yang tak ia duga. Wali Kota Chris Widodo langsung membeli kursi roda baru <strong>dari dana pribadinya</strong>, tanpa menunggu proses birokrasi atau anggaran dinas.</p>
<p>“Kursi roda ini sangat membantu, karena desainnya sesuai kebutuhan disabilitas—lebih ergonomis, nyaman, dan memungkinkan saya bergerak lebih bebas,” kata Indrawati dengan mata berkaca-kaca saat menerima bantuan itu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
