Menurutnya, sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, perguruan tinggi, dan pelaku ekonomi diperlukan untuk memperkuat struktur ekonomi sekaligus mempercepat transformasi ekonomi NTT.
251 Makalah, 10 Terbaik Disaring
Final Conference KARSA NUSA 2026 yang diinisiasi Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Kupang dan kalangan akademisi berhasil menghimpun 251 makalah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dari ratusan makalah tersebut, panitia menyaring 10 karya terbaik dari kategori umum dan mahasiswa untuk dipresentasikan dalam tahapan akhir.
Forum ini diharapkan menghasilkan gagasan yang dapat mendukung kebijakan pembangunan ekonomi daerah, khususnya dalam penguatan struktur ekonomi, digitalisasi, serta pengolahan komoditas unggulan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, lembaga vertikal, akademisi, mahasiswa, dewan juri, dan narasumber.
Sejumlah narasumber yang hadir antara lain Zaafri Ananto Husodo, Maxensius Tri Sambodo, Amirullah Setya Hardi, Philipus Tule, dan Rolland E. Fanggidae, dengan Djaka Susila bertindak sebagai moderator.
Dengan target pengembangan industri lokal mulai 2027, tantangan berikutnya bagi Pemprov NTT dan pemerintah kabupaten/kota adalah menerjemahkan pemetaan potensi, hasil riset, serta rekomendasi kebijakan menjadi program konkret yang mampu memperkuat rantai produksi dan meningkatkan nilai tambah komoditas daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
