Gubernur juga mengapresiasi seluruh peserta KARSA NUSA 2026, termasuk mereka yang belum berhasil meraih penghargaan. Menurutnya, setiap gagasan dan hasil penelitian tetap memiliki nilai penting bagi pengembangan kebijakan pembangunan di NTT.
Melki meminta organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov NTT lebih aktif memanfaatkan hasil kajian dan riset sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan program serta mengambil keputusan.
BI Dorong Ekonomi NTT Berbasis Riset
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, menjelaskan bahwa KARSA NUSA 2026 dirancang sebagai wadah strategis untuk memperkuat perumusan kebijakan ekonomi daerah berbasis data dan penelitian.
Mengusung tema “Sinergi Memperkokoh Struktur dan Mempercepat Transformasi Ekonomi NTT untuk NTT Maju dan Sejahtera”, kegiatan ini mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya.
Adidoyo berharap hasil kajian yang dihasilkan melalui forum tersebut tidak berhenti sebagai dokumen teoretis, tetapi dapat dikembangkan menjadi rekomendasi kebijakan yang aplikatif.
“Melalui KARSA NUSA 2026, hasil kajian ilmiah dari para akademisi, peneliti, dan mahasiswa diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen teoretis, melainkan dapat ditransformasikan menjadi rekomendasi kebijakan yang aplikatif untuk memperkuat struktur ekonomi, mendorong akselerasi digitalisasi, serta mengoptimalkan hilirisasi komoditas unggulan daerah,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
