Christian menilai keberadaan komunitas seperti Beta Bersih menunjukkan bahwa persoalan kota tidak harus selalu menunggu pemerintah untuk menyelesaikannya.
Menurut dia, Kota Kupang merupakan rumah bersama sehingga seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaganya.
“Komunitas Beta Bersih adalah contoh nyata bahwa dengan kolaborasi kita bisa melalui banyak hambatan, rintangan dan tantangan. Kota Kupang bukan milik satu orang atau milik pemerintah saja, tetapi Kota Kupang adalah rumah bersama,” katanya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif komunitas tersebut yang menginisiasi lomba kebersihan antarkelurahan sekaligus mendorong masyarakat untuk terlibat langsung menjaga lingkungan.
“Komunitas Beta Bersih ini tidak pernah bertanya apa yang negara kasih kepada kita, tetapi apa yang bisa kita kasih duluan kepada negara,” ujar Christian.
Ia kemudian mengibaratkan komunitas tersebut seperti kapal yang tidak dibuat untuk terus bersandar di dermaga, tetapi berlayar menghadapi berbagai tantangan.
“Komunitas Beta Bersih ini dibuat untuk berdampak bagi lingkungan sekitar, membelah lautan masalah yang ada di Kota Kupang,” ungkapnya.
Kebersihan Adalah Pembangunan
Christian menegaskan, pembangunan kota tidak hanya berbicara tentang jalan, gedung dan berbagai infrastruktur fisik. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga menjadi bagian penting dari pembangunan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
