Indeks

Korban Gempa Flores Dapat Relaksasi Kredit, Bank NTT Kumpulkan Data Debitur

Reporter : Tim

Data tersebut nantinya akan disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator dan pengawas industri jasa keuangan untuk mendapatkan penilaian terkait kemungkinan penerapan kebijakan relaksasi.

“Kami saat ini dalam proses penyiapan data debitur terdampak bencana untuk disampaikan ke OJK, yang nantinya dinilai untuk memperoleh kebijakan relaksasi,” ungkap Aloysius.

Pendataan menjadi tahap penting karena kondisi setiap debitur dan tingkat dampak bencana yang dialami dapat berbeda-beda. Data tersebut diharapkan memberikan gambaran mengenai kondisi riil nasabah Bank NTT yang terdampak gempa.

Kebijakan relaksasi nantinya diharapkan dapat memberikan ruang bagi debitur untuk memulihkan kondisi ekonomi terlebih dahulu tanpa terbebani kewajiban kredit dalam kondisi normal.

Bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, mengalami kerusakan usaha maupun terdampak secara ekonomi akibat gempa, kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan sektor perbankan dalam proses pemulihan pascabencana.

Bank NTT pun terus memproses pendataan tersebut sebagai bagian dari respons terhadap kondisi masyarakat di wilayah terdampak.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa penanganan dampak bencana tidak hanya menyangkut kebutuhan bantuan darurat, tetapi juga pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk kemampuan warga untuk kembali memenuhi kewajiban finansial setelah kondisi berangsur pulih.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Exit mobile version