NTT-Terkini.com, Kupang — Upaya Pemenuhan hak anak di Kota Kupang bertumbuh dari ruang yang paling dekat dengan keseharian mereka: sekolah. Pada 2025, Pemerintah Kota Kupang menggulir pendekatan lintas sektor hingga level satuan pendidikan, menempatkan isu pencegahan kekerasan, kesehatan mental, dan lingkungan ramah anak sebagai satu napas kebijakan, bukan agenda terpisah.
Gerakan ini diwujudkan melalui roadshow sekolah yang digerakkan oleh Tim Penggerak PKK Kota Kupang, menyasar empat sekolah menengah pertama sebagai pilot edukasi langsung kepada remaja. Sekolah yang dikunjungi meliputi SMPN 8 Kupang, SMPN 5 Kupang, SMP Katolik Giovanni Kupang, dan SMPN 16 Kupang.
Mengusung tema “Menjadi Remaja Tangguh, Sehat Fisik, Sehat Mental, dan Bebas dari Kekerasan,” rangkaian kegiatan ini dirancang untuk:
Membangun kesadaran pencegahan kekerasan seksual dan perundungan (bullying)
Menanam kemampuan deteksi dini kesehatan mental
Edukasi pengelolaan sampah dan lingkungan peduli lingkungan
Penguatan budaya sekolah ramah anak di ekosistem sekolah
Cinta Diri sebagai Fondasi Anti-Kekerasan
Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, menempatkan cinta diri sebagai hulu perubahan karakter sosial remaja.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
