NTT-Terkini.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang terus mengambil langkah konkret untuk memastikan pemberdayaan masyarakat berjalan secara holistik. Setelah melakukan terobosan di bidang infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, kini aspek sosial dan kesejahteraan menjadi fokus utama dalam misi pembangunan kota berkelanjutan di bawah kepemimpinan Wali Kota Christian Widodo.
Kebijakan-kebijakan sosial yang diluncurkan Pemkot Kupang menunjukkan keberpihakan pada warga rentan, terutama yang terdampak masalah ekonomi dan kekerasan dalam rumah tangga. Program pemberdayaan perempuan, perluasan perlindungan sosial, serta penguatan kapasitas masyarakat menjadi bagian integral dari strategi besar menuntaskan kemiskinan ekstrem di ibu kota provinsi NTT tersebut.
Tambahan Kuota Bansos 14 Ribu Jiwa: Sinyal Serius Perang Melawan Kemiskinan Ekstrem
Di tengah ketatnya efisiensi anggaran secara nasional, Kota Kupang justru mendapatkan kabar baik: Kementerian Sosial menambah kuota Bantuan Sosial (Bansos) lebih dari 14 ribu jiwa, dengan nilai total bantuan mencapai lebih dari Rp150 miliar.
Tambahan kuota ini bukan datang begitu saja. Pemerintah pusat memberikan ruang lebih luas bagi Kota Kupang karena melihat komitmen kuat Wali Kota Chris Widodo dalam memerangi kemiskinan ekstrem yang selama ini membayangi sebagian masyarakat kota.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
