Indeks

Hadiri Program Senator Peduli Ketahanan Pangan, Gubernur Melki: NTT Siap Bangkit Jadi Lumbung Pangan

Reporter : Jhon Seo Editor: Jhon Seo

“Saat ini hilirisasi itu penting. Jangan hanya jual jagung mentah, tapi olah jadi produk turunan bernilai tambah,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas, menekankan bahwa program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan. Ia menyoroti pentingnya ketersediaan pabrik pakan jagung di NTT untuk mendukung hilirisasi.

Dalam kesempatan itu, sekitar 300 petani hadir langsung. Sebanyak tujuh kelompok tani menerima bantuan benih jagung dan alsintan, sementara para senator bersama Gubernur dan Wakil Gubernur melakukan penanaman jagung secara simbolis.

Untuk pemasaran hasil panen, Gubernur Melki memastikan pemerintah akan memfasilitasi. “Jagung bisa dijual ke Bulog dengan harga minimal Rp5.500 per kilogram. Pemerintah akan bantu agar semua terserap,” ujarnya.

Pengembangan awal program dilakukan di 50 hektare lahan di Kabupaten Kupang, kemudian diperluas ke 450 hektare di sembilan kabupaten lain di NTT. Pemerintah pusat, Pemprov NTT, Forkopimda, dan DPD RI berkomitmen mendampingi petani secara berkelanjutan.

Dari Oenesu, Kabupaten Kupang, Program Senator Peduli Ketahanan Pangan diharapkan menjadi titik balik. NTT tak lagi hanya menunggu kebijakan pusat, melainkan hadir dengan solusi nyata untuk ketahanan pangan nasional.***

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama NTT-Terkini.Com Dengan Lidya Radjah. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Lidya Radjah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Exit mobile version